Jumat, 12 Juni 2026

Kasus Penikaman di Labuan Bajo

Pria di Labuan Bajo NTT Tewas Ditikam, Berawal dari Seorang Perempuan

Perempuan tersebut menolak permintaan GT dan terjadi pertengkaran. Perempuan itu pergi setelah bertengkar dengan GT. 

Tayang:
Penulis: Berto Kalu | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Pria di Labuan Bajo NTT Tewas Ditikam, Berawal dari Seorang Perempuan
TRIBUNFLORES.COM/HO-Humas Polres Mabar
TANGKAP - Polisi menangkap GT (26), tersangka penikaman terhadap B (38) hingga tewas di Jalan Mutiara, Kampung Ujung Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Maret 2025. 

Laporan Reporter TRIBUN-FLORES.COM, Berto Kalu

TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Pria berinisial GT (26) warga Kampung Ujung Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, menikam B (38) hingga tewas. Pelaku menikam korban usai keduanya cekcok. 

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya mengatakan, penikaman itu terjadi pada Senin (24/3) dini hari di Jalan Mutiara, Kampung Ujung Labuan Bajo. Polisi telah menahan B dan menetapkannya sebagai tersangka. 

"GT menikam B pada bagian pinggang sebelah kiri sebanyak satu kali yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Pelaku telah ditangkap petugas di rumah keluarganya, dua jam setelah peristiwa pembunuhan itu terjadi," kata Lufthi, Sabtu (29/3/2025).

Baca juga: Penumpang Mudik di Bandara Komodo Labuan Bajo Turun 10 Persen

 

Lufthi menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika terjadi keributan di depan rumah GT, pada Minggu (23/3) sekitar pukul 23.00 Wita. Mendengar keributan itu, pelaku keluar untuk melerai.

GT sempat meminta seorang perempuan yang tidak dikenalinya untuk pulang. Perempuan tersebut menolak permintaan GT dan terjadi pertengkaran. Perempuan itu pergi setelah bertengkar dengan GT. 

Setelah itu pada Senin (24/03) sekitar pukul 00.10 Wita, GT mengajak istrinya untuk pergi mencari makan di sekitar Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Sebelum berangkat, pelaku sempat mengambil sebilah pisau dan disimpan di saku celananya.

Saat melintas di Jalan Mutiara Kampung Ujung, GT bersama istrinya dihadang sekelompok orang, termasuk sosok perempuan yang bertengkar di GT di depan rumahnya, dan B korban. 

GT berhenti dan memarkirkan motornya sekitar 10 meter dari sekelompok orang yang tidak dikenalinya itu. Ia kemudian berjalan menuju sekelompok orang tersebut. Istrinya ikut dari belakang.

"Pelaku mendengar orang-orang itu berkata, 'Ini dia juga satu'. Mereka kemudian berjalan mendekati pelaku. Kepada orang-orang itu pelaku berkata, 'kenapa, kenapa', sambil mengeluarkan pisau dari saku celananya," jelas Lufthi. 

B kemudian mendekati GT yang sudah memegang pisau. Saat saling berhadapan, GT langsung menikam B ke arah rusuk kiri. B tumbang bersimbah darah hingga tewas.

"Pelaku yang memegang sebilah pisau di tangan kanan saat itu, langsung menusukkan ujung pisau itu ke arah rusuk kiri bagian belakang korban sebanyak satu kali sampai masuk setengah pisau tersebut ke dalam tubuh korban," jelas Lufthi.

"Setelah itu, pelaku langsung mencabut kembali pisau tersebut dan memasukkan kembali ke dalam sarung pisau," lanjutnya. 

Usai menikam B, GT bersama istrinya pergi ke Kampung Kapar, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo. Sementara B langsung dilarikan ke rumah sakit.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved