Banjir Rob di Sikka
Dilanda Banjir Rob, Produksi Garam di Sikka Terhambat, Ini Harapan Warga
"Yang menjadi kendala itu yang masak garam, karena saat mereka masak garam dan terjadi pasang laut begini terkendala
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Warga-di-Kampung-Garam-Terdampak-Banjir-Rob.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Sejumlah tempat produksi garam di Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka terendam banjir rob menyebabkan aktivitas produksi garam terhambat.
"Yang menjadi kendala itu yang masak garam, karena saat mereka masak garam dan terjadi pasang laut begini terkendala karena kayu apinya semuanya basah sehingga aktivitas masak garam terhambat," kata Yohanes Januarius Marno, Warga kampung garam pada 2 April 2025.
Kata dia, banjir rob sudah menggenangi rumah dan akes jalan warga memasuki hari ke empat sehingga membuat aktivitas warga terhambat.
Ia menyebutkan, setidaknya terdapat dua ratusan rumah terendam yang tersebar pada dua RT di Kampung Garam.
Baca juga: Wabup Sikka Sisir Lokasi Bencana Rob di Maumere, Janji Bangun Turap
Ia hanya berharap bantuan dari pemerintah Kabupaten Sikka untuk memperhatikan kondisi warga sebab lokasi tersebut menjadi langganan banjir rob setiap tahunnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi mengatakan, untuk saat ini, Ia sudah memantau permukiman warga pada dia wilayah terdampak banjir rob.
"Untuk sekarang ini, kita sudah pantau di Daerah Kampung Garam, dan Beru, kalau di kampung garam ini mereka butuh turap, kalau di beru itu salurannya disalah gunakan, seperti bangunan diatas saluran sehingga tersumbat dan air masuk ke kamar-kamar," ujarnya.
Ia berjanji akan berkoordinasi dengan BPBD Sikka terkait penanganan wilayah terdampak banjir rob dengan pembangunan turap penahan ombak.
"Di sini memang butuh penanganan cepat, kami akan berkoordinasi dengan BPBD dan ini juga mungkin menjadi prioritas untuk kedepan turab ini harus segera dibangun," ujarnya.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Tiga Hari Banjir Rob Rendam Permukiman Dua Kelurahan di Sikka NTT, Warga Sulit Beraktivitas |
|
|---|
| BMKG Ungkap Wilayah Pesisir NTT yang Berpotensi Banjir Rob 10-13 Februari 2025 |
|
|---|
| Petrus Pelu Pasrah Rumput Laut 1,5 Ton Hilang Diterjang Banjir Rob di Tablolong Kupang NTT |
|
|---|
| Waspada, BMKG Sebut Gelombang Tinggi dan Potensi Banjir Rob di NTT 7-13 Februari 2025 |
|
|---|
| Banjir Rob di Paupanda, Ende, 26 Rumah Rusak Berat, 331 Jiwa Mengungsi |
|
|---|