Gunung Lewotobi Erupsi
Selama 6 Jam Terakhir, Gunung Api Lewotobi Laki-laki 14 Kali Gempa Hembusan
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki,Yohanes Kolli Sorywutun melaporkan kondisi gunung selama 6 jam terakhir Kamis 10 April 2025 perio
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Selama-6-Jam-Terakhir-Gunung-Api-Lewotobi-Laki-laki-14-Kali-Gempa-Hembusan.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOBI - Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki,Yohanes Kolli Sorywutun melaporkan kondisi gunung selama 6 jam terakhir Kamis 10 April 2025 periode pukul 00.00-06 Wita.
Yohanes menyebutkan Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kab\Kota Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389°LU, Longitude 122.7682°BT dan memiliki ketinggian 1584 mdpl.
Yohanes menyatakan gunung Lewotobi Laki-laki kini berada di level III atau siaga.
"Pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 100-500 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah barat dan barat laut,"tulis Yohanes dikutip dari laman magma.esdm.go.id Kamis pagi.
Baca juga: Gunung Api Lewotobi Laki-laki Erupsi Tadi Malam, Tinggi Kolom Tidak Teramati
Ia menyebutkan pengamatan kegempaan yaitu 14 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 4.4-11 mm, dan lama gempa 24-48 detik.
1 kali Harmonik dengan amplitudo 2.9 mm, dan lama gempa 74 detik.
2 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 7.4-47.3 mm, S-P 6.5-6.8 detik dan lama gempa 23-38 detik.
1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 5.9 mm, S-P 60.3 detik dan lama gempa 178 detik.
Rekomendasi
1. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.
2. Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
3. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
4. Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
5. Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.