Gunung Lewotobi Erupsi
6 Jam Terakhir, Gunung Lewotobi Laki-laki 12 Kali Erupsi, Sinar Api Terlihat Jelas
Petugas Posmat Gunung Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef S Mboro melaporkan kondisi gunung Senin 21 April 2025, periode 00:00-06:00 Wita.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/GUNUNG-LEWOTOBI-Gunung-Lewotobi-Laki-laki-meletus-Senin-21-April-2025.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOBI - Petugas Posmat Gunung Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef S Mboro melaporkan kondisi gunung Senin 21 April 2025, periode 00:00-06:00 Wita.
Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389°LU, Longitude 122.7682°BT dan memiliki ketinggian 1584 mdpl.
Gunung Lewotobi laki-laki berada di level III atau siaga.
"Pengamatan visual Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 500-700 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah utara dan timur laut,"ujar Herman dikutip dari laman magmaesdm.go.id Senin pagi.
Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-laki 7 Kali Erupsi hingga Jumat Sore, Sebagian Kolom Abu Tidak Teramati
"Teramati sinar api dari kawah puncak gunungapi Lewotobi laki-laki,"sambung dia.
Ia menyebutkan pengamatan kegempaan 12 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-44 mm, dan lama gempa 93-161 detik.
4 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2.9-5.9 mm, dan lama gempa 35-51 detik.
1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 11 mm, S-P 53 detik dan lama gempa 263 detik.
Pihaknya mengeluarkan beberapa rekomendasi diantaranya:
1. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.
2. Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
3. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
4. Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
5. Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.