Berita Ende
Ketiadaan Jaringan Internet, Siswa SDK Wolokota Ende NTT Terpaksa Ujian Manual
Di tengah gencarnya digitalisasi pendidikan di Kabupaten Ende, kisah berbeda datang dari SDK Wolokota, sebuah sekolah dasar di wilayah terpencil
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/UJIAN-MANUAL-Tujuh-siswa-kelas-VI-SDK-Wolokota.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Di tengah gencarnya digitalisasi pendidikan di Kabupaten Ende, kisah berbeda datang dari SDK Wolokota, sebuah sekolah dasar di wilayah terpencil Desa Wolokota, Kecamatan Ndona Timur, Kabupaten Ende.
Ketika sebagian besar sekolah telah melaksanakan Ujian Sumatif Akhir Semester (SAS) berbasis teknologi menggunakan Chromebook sebagai perangkat utama, tujuh siswa kelas VI SDK Wolokota justru masih harus mengikuti ujian secara manual menggunakan kertas dan pena.
Penyebabnya sederhana namun krusial: ketiadaan jaringan internet.
Kepala SDK Wolokota, Bernadeta Delo, membenarkan sekolahnya kembali menyelenggarakan ujian akhir secara manual karena tidak adanya akses jaringan internet di wilayah tersebut.
Baca juga: Siswa SD Penyintas Bencana Lewotobi Ujian di Gubuk Bambu
“Karena kami jaringan tidak ada, jadi kami ujiannya secara manual. Seharusnya berbasis komputer, tapi dikembalikan ke otonomi sekolah. Kami tetap laksanakan ujian di sekolah seperti biasa,” kata Bernadeta kepada TribunFlores.com, Rabu, 21 Mei 2025 siang