Kamis, 7 Mei 2026

Idul Adha 2025

Umat Muslim Ruteng dan Sekitarnya Rayakan Idul Adha Terpusat di Natas Labar Motang Rua

Ribuan umat muslim di Ruteng, Kabupaten Manggarai dan sekitarnya menuaikan Sholat Idul Adha 1446 Hijriah di Lapangan Natas Labar Motang Rua, Jumat (6

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Umat Muslim Ruteng dan Sekitarnya Rayakan Idul Adha Terpusat di Natas Labar Motang Rua
TRIBUNFLORES.COM/HO-BERNO BEDING
IDUL ADHA-Ribuan umat muslim di Ruteng, Kabupaten Manggarai dan sekitarnya menuaikan Sholat Idul Adha 1446 Hijriah di Lapangan Natas Labar Motang Rua, Jumat (6/6/2025).  

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG-Ribuan umat muslim di Ruteng, Kabupaten Manggarai dan sekitarnya menuaikan Sholat Idul Adha 1446 Hijriah di Lapangan Natas Labar Motang Rua, Jumat (6/6/2025). 

Perayaan Idul Adha tahun ini terkesan berbeda karena umat muslim boleh bersatu dan bersama-sama melaksanakan sholat ruang publik sentral, yakni Natas Labar Motang Rua. 

Haji Abdul Karim, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) mengungkapkan, pelaksanaan Sholat idul adha di Natas Labar merupakan sejarah pertama bagi umat muslim di Ruteng dan sekitarnya, karena baru pertama kali sholat Ied dilaksanakan di lapangan yang sangat luas. 

"Tahun sebelumnya kami laksanakan sholat Idul Adha atau di halaman masjid atau lapangan kecil. Namun seiring perjalanan waktu umat muslim semakin bertambah sehingga pihak panitia, memilih memanfaatkan lapangan Natas Labar untuk pelaksanaan sholat Idul Adha," ucap ketua PHBI Manggarai bapak H. Abdul Kariem.

Baca juga: Aksi Hari Lingkungan Hidup di Bajawa NTT, Umat Katolik Serukan Tolak Proyek Geothermal

 

 

H. Abdul Kariem menjelaskan ada beberapa alasan yang mengapa PHBI Manggarai melaksanakan sholat Idul Adha kali ini di lapangan terbuka di samping karena umat Islam di Kota Ruteng setiap tahun terus bertambah.  

Pertama, mencontoh Sunnah Nabi. Rasulullah SAW selalu melaksanakan sholat Id di lapangan terbuka atau musalla, bukan di masjid sesuai Hadis Riwayat Bukhhari “Bahwa Rasulullah SAW keluar pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha ke al-Mushala (tanah lapang). Hal pertama yang dilakukan adalah salat. Setelah selesai beliau berdiri menghadap para jemaah, sementara mereka duduk bersaf, lalu beliau memberi nasihat, berwasiat dan memerintah mereka. Apabila beliau hendak berhenti, maka berhenti dan bila memerintah sesuatu, maka langsung memerintahkannya, kemudian selesai,” (HR. Bukhari).

Kedua, Menampung Lebih Banyak Jemaah. Lapangan terbuka lebih luas dan mampu menampung lebih banyak jemaah, sehingga lebih mudah untuk melaksanakan sholat Id baik Idul Adha maupun Idul Fitro dengan suasana kebersamaan. 

Ketiga, membuka Ruang bagi Seluruh Kalangan. Lapangan terbuka memungkinkan seluruh umat Islam, termasuk perempuan dan anak-anak, untuk turut serta dalam sholat Eid Adha.

Keempat, menunjukkan Keagungan Islam. Sholat Id di lapangan terbuka menunjukkan keagungan Islam dan merayakan hari raya dengan suasana yang lebih meriah. 

Kelima, mencerminkan Kebersamaan dan Persatuan. Lapangan terbuka menjadi tempat berkumpul yang luas, menciptakan suasana kebersamaan dan persatuan di antara umat Islam. 

Kelima alasan tersebut menjadi pertimbangan PHBI Manggarai mengambil keputusan menggunakan Natas Labar Motang Rua Manggarai untuk perayaan Idul Adha. 

Abdul Kariem juga menjelaskan pemilihan tempat lapangan Natas Labar ini sudah melalui komunikasi dengan pemerintah daerah untuk mendapat izin. Dan Alhamdulillah Bupati Manggarai bapak Herybertus G.L. Nabit.

Sementara, Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit mengungkapkan, lapangan Natas Labar merupakan tempat milik semua orang dan golongan. Dirinya merasa senang, lantaran umat muslim di Ruteng memanfaatkan lapangan natas labar untuk sholat Idul Adha. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved