Kamis, 30 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Senin 9 Juni 2025, Maria Datang kepada Yesus 

Mari simak renungan Katolik Senin 9 Juni 2025. Tema renungan Katolik Maria datang kepada Yesus.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Senin 9 Juni 2025, Maria Datang kepada Yesus 
TRIBUNFLORES.COM / GG
PATER JOHN LEWAR SVD - Sosok Pater John Lewar, SVD.Mari simak renungan Katolik Senin 9 Juni 2025. Tema renungan Katolik Maria datang kepada Yesus. 

Bacaan Injil Yoh 19:25-34

Inilah ibumu.

Waktu Yesus bergantung di salib, dekat salib itu berdiri ibu Yesus, dan saudara ibu Yesus, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya,

berkatalah Ia kepada ibu-Nya, “Ibu, inilah anakmu!” Kemudian kata-Nya kepada murid-Nya, “Inilah ibumu!” 

Dan sejak sat itu murid itu menerima ibu Yesus di dalam rumahnya. Sesudah itu, karena tahu bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Yesus, supaya genapah yang ada tertulis dalam Kitab Suci “Aku haus!”

Di situ ada suatu wadah penuh anggur asam. Maka mereka mencelupkan bunga karang dalam anggur asam itu, mencucukkannya pada sebatang hisop, lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus. 

Sesudah meminum anggur asam itu, berkatalah Yesus, “Sudah selesai!” Lalu Yesus menundukkan kepala dan menyerahkan nyawa-Nya. Karena hari itu hari persiapan, dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib — sebab Sabat itu adalah hari yang besar — maka datanglah para pemuka Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan, dan jenazah-jenazahnya diturunkan. 

Lalu datanglah prajurit-prajurit dan mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus. Tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya, tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Katolik

Surga ada di telapak kaki ibu”. Suatu ungkapan yang familiar bagi kita. 
Ungkapan ini memiliki pesan yang luar biasa yakni betapa mulianya peran 
seorang ibu dalam kehidupan setiap manusia. Setiap orang memiliki ibu 
yang terlibat dalam sejarah hidup anaknya. Sedari kandungan, ibu telah 
memainkan peran dalam mengandung dan melahirkan anaknya. Segala 
sesuatu yang baik diusahakan oleh ibu. Dalam Injil kita melihat seorang 
ibu yang luar biasa berperan dalam kehidupan anaknya. Ibu itu adalah 
Bunda Maria. 

Tidak banyak yang setia menemani Yesus pada saat-saat akhir hidup
Nya. Satu dari sedikit orang itu adalah Maria. Dengan hati pedih, Maria 
mendampingi Anaknya menyongsong maut di kayu salib. Ia adalah ibu 
yang berduka karena harus menyaksikan buah hatinya sendiri dibunuh 
dengan kejam. Namun, Maria adalah juga ibu yang setia, tabah dan 
sungguh mengasihi Sang Putra.  

Kasihnya yang besar ditanggapi dengan kasih yang besar pula oleh Yesus. 
Sebelum mengembuskan napas terakhir, Ia memberikan wasiat. 
Menunjuk murid-Nya yang terkasih, Yesus berkata kepada Maria, “Ibu, 
inilah anakmu.” Hal yang sama dikatakan kepada murid-Nya itu bahwa 
Maria adalah ibunya.Wasiat ini dipahami Gereja sebagai pernyataan 
bahwa umat beriman dipercayakan kepada Maria, dan bahwa kita sebagai 
umat beriman hendaknya menyambut Maria secara istimewa sebagai ibu 
kita.  

Dalam Injil, Tuhan Yesus memberikan Bunda Maria kepada muridnya, dan 
mereka saling menerima satu dengan yang lain. Tindakan ini mengakhiri 
kesedihan Bunda Maria. Hal ini berarti di ujung penderitaan setiap orang 
Tuhan pasti telah menyediakan hadiah kekal untuk mereka yang bertahan 
dari segala kesukaran hidup dengan tetap berpegang teguh dalam 
imannya akan Allah. Seperti Bunda Maria, walaupun sering berjumpa 
dengan kesedihan dalam hidup, ketaatannya terhadap kehendak Allah 
tetap tak tergoyahkan.  

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved