Kamis, 30 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Senin 9 Juni 2025, Maria Datang kepada Yesus 

Mari simak renungan Katolik Senin 9 Juni 2025. Tema renungan Katolik Maria datang kepada Yesus.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Senin 9 Juni 2025, Maria Datang kepada Yesus 
TRIBUNFLORES.COM / GG
PATER JOHN LEWAR SVD - Sosok Pater John Lewar, SVD.Mari simak renungan Katolik Senin 9 Juni 2025. Tema renungan Katolik Maria datang kepada Yesus. 

Hari ini kita memperingati Santa Perawan Maria Bunda Gereja. Ada tiga 
hal yang menjadi dasar refleksi kita pada hari ini. Pertama, Maria menjadi 
teladan iman yang dekat dengan Misteri Salib. Injil di atas memberi 
gambaran jelas bahwa Bunda Maria telah memberi teladan iman yang 
konsisten-setia. Iman yang dihayati Maria, teristimewa dalam drama 
penyaliban Yesus adalah Iman yang bergerak dalam tatapan hening 
kepada Yesus. Dalam kesedihan mendalam, Maria “melihat” peristiwa 
Salib dalam kepasrahan total pada rencana Tuhan. Tak tangguh-tangguh, 
Yesus yang melihat Ibunya yang konsisten-setia mencurahkan anugerah 
istimewa bagi kita melalui murid yang dikasihi-Nya untuk menerima Maria 
sebagai Ibu kita. 

Kedua, Bersama Maria kita mempersembahkan perjalanan hidup iman 
kita dalam dan melalui Ekaristi. Dari sinilah kita paham, bahwa 
peringatan ini jatuh pada hari sesudah Pentekosta karena Roh Kuduslah 
yang menyertai ziarah kita bersama Bunda Maria menuju persatuan 
dengan Yesus melalui: Misteri Salib, Ekaristi dan Gereja.  

Ketiga, Maria memberi dirinya sebagai ibu Yesus Sang Penebus dan Ibu 
bagi anak-anak yang ditebus. Satu hal yang dapat kita renungkan dalam 
pengalaman hidup iman kita: kalau ada penderitaan atau kesulitan dalam 
hidup harian kita, lihatlah Salib Yesus, serahkan hati kita kepada Yesus 
melalui Ekaristi dalam keheningan batin dan kepasrahan total pada Yesus. 
Ia akan membalas tatapan iman kita yang hening dengan suara kasih
Nya: Ibu, inilah anakmu, dan inilah Ibumu”. 

Perjalanan Gereja penuh tantangan, begitu pula perjalanan hidup kita. 
Jangan takut, Surga ada di telapak kaki ibu”. Sebab kita tidak sendirian. 
Maria setia mendampingi kita, bahkan dalam saat-saat yang paling berat. 
Bersama Maria, kita dapat menjalani hidup dengan tenang, sebab 
berjalan bersamanya, kita akan diantar sampai kepada sang Putra. 
Kesatuan antara Kristus, Bunda Maria, dan Gereja sungguh tak 
terpisahkan. Hati Bunda Maria selalu terbuka menerima keluh-kesah kita 
untuk disampaikan kepada Kristus Putranya dan senantiasa menyertai 
kita dengan doa-doanya. 

Doa:  

Ya Bunda Maria, bunda yang penuh kasih, doakanlah kami agar tetap 
setia menjadi pengikut Putramu Yesus Kristus. Amin 
Sahabatku yang terkasih, Selamat memperingati Santa Perawan Maria 
Bunda Gereja. Salam doa dan berkatku untukmu dan keluarga di mana 
saja berada: Bapa dan Putera dan Roh Kudus...Amin (Sumber iman katolik.com/kgg).

Berita TRIBUNFLORE.COM Lainnya di Google News

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved