Jumat, 1 Mei 2026

Gunung Lewotolok Erupsi

Gunung Lewotolok Lembata 158 Kali Gempa Letusan, Waspada Banjir Lahar

Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Fajaruddin M. Balido, melaporkan kondisi gunung selama 24 jam terakhir Sabtu 14 Juni 2025, periode 00:00-

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Gunung Lewotolok Lembata 158 Kali Gempa Letusan, Waspada Banjir Lahar
TRIBUNFLORES.COM / MAGMA INDONESIA
LEWOTOLOK - Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Fajaruddin M. Balido, melaporkan kondisi gunung selama 24 jam terakhir Sabtu 14 Juni 2025, periode 00:00-24:00 Wita. Gunung Lewotolok Lembata 158 Kali Gempa Letusan, Waspada Banjir Lahar. 

TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Fajaruddin M. Balido, melaporkan kondisi gunung selama 24 jam terakhir Sabtu 14 Juni 2025, periode 00:00-24:00 Wita.

Gunung Ili Lewotolok saat ini Level II atau waspada.

Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.

"Pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-I. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 100-600 meter dari puncak. Cuaca cerah, angin lemah ke arah barat dan barat laut,"tulis Fajaruddin dikutip dari laman magma.esdm.go.id Minggu 15 Juni 2025 pagi.

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-laki 4 Kali Gempa Hybrid Selama 6 Jam Terakhir

 

Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan Lewotolok mengalami 158 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 15.6-40 mm, dan lama gempa 35-88 detik.

354 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2.1-16.5 mm, dan lama gempa 29-61 detik.

4 kali Harmonik dengan amplitudo 2.1-5.4 mm, dan lama gempa 101-161 detik.

4 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.1-7.8 mm, dan lama gempa 101-117 detik.

1 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 4.9 mm, dan lama gempa 17 detik.

8 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2.9-40 mm, S-P 0.9-1 detik dan lama gempa 13-24 detik.

Ia menyebutkan pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:

(1) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

(2) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian, selatan dan tenggara puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

(3) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Amakaka agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral barat sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, serta mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian barat puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved