Gunung Lewotobi Erupsi
24 Jam Terakhir, Gunung Lewotobi Laki-laki Alami 6 Kali Erupsi
Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Emanuel Rofinus Bere, melaporkan kondisi Lewotobi Laki-laki selama 24 jam terakhir, Rabu 18 Juni 2025, p
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/erupsi-rabu-18-juni.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOBI - Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Emanuel Rofinus Bere, melaporkan kondisi Lewotobi Laki-laki selama 24 jam terakhir, Rabu 18 Juni 2025, periode 00:00-24.00 Wita.
Saat ini gunung Lewotobi Laki-laki Level IV (AWAS).
Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389°LU, Longitude 122.7682°BT dan memiliki ketinggian 1584 mdpl.
"Pengamatan visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 200-1000 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah utara, timur laut, barat daya dan barat.Suhu udara sekitar 18-33°C,"tulis Emanuel dikutip dari laman magma.esdm.go.id Kamis 19 Juni 2025 pagi.
Baca juga: Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Warga Talibura Sikka Butuh Masker dan Air Minum Bersih
Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami 6 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 4.4-47.3 mm, dan lama gempa 41-96 detik.
6 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2.9-10.5 mm dan lama gempa 40-94 detik.
10 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2.9-22.2 mm, dan lama gempa 30-56 detik.
18 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.2-7.4 mm, dan lama gempa 53-190 detik.
11 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 2.9-10.5 mm, dan lama gempa 22-127 detik.
3 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2.2-4.4 mm, S-P 1.2-2.1 detik dan lama gempa 21-25 detik.
1 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 11 mm, dan lama gempa 7 detik.
7 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2.9-7.4 mm, S-P 1.2-2.2 detik dan lama gempa 11-19 detik.
1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 10.5 mm, S-P 4.1 detik dan lama gempa 24 detik.
3 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 3.7-7.4 mm, S-P 44-81 detik dan lama gempa 93-255 detik.
Ia menyebutkan pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya: