Gunung Ili Lewotolok Erupsi
Gunung Ili Lewotolok Erupsi Kamis Sore, Tinggi Kolom Letusan 700 Meter
Gunung Lewotolok kembali erupsi Kamis (19/6/2025) pada pukul 15.50 Wita dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 700 meter di atas puncak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/erupsi-kamis-sore.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA- Gunung Ili Lewotolok kembali erupsi Kamis (19/6/2025) sore pada pukul 15.50 Wita dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 700 meter di atas puncak
Stanislaus Ara Kian, Petugas Posmat Gunung Api Ili Lewotolok dalam laporannya mengungkapkan Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut.
Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 42 detik.
Tingkat aktivita gunung api yang berada di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini berada di Level II atau Waspada
Baca juga: Bandara Ende Kembali Normal, Tiga Rute Penerbangan Dibuka
Pada tingkat aktivitas Waspada, PVMBG merekomendasikan:
Masyarakat di sekitar Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas Ili Lewotolok.
Masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 km pusat aktivitas Ili Lewotolok.
Waspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian, selatan dan tenggara puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca NTT: Manggarai, Ngada dan Nagekeo Waspada Potensi Hujan Sedang Besok
Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Amakaka agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral barat sejauh 2,5 km pusat aktivitas Ili Lewotolok, serta mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian barat puncak/ kawah Ili Lewotolok.
Untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat yang berada di sekitar Ili Lewotolok dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Ili Lewotolok agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan. (sumber: magma.esdm.go.id)
Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News
Gunung Api Ili Lewotolok
Gunung Ili Lewotolok Erupsi
Tinggi Kolom Letusan
Tinggi Kolom Abu
Lembata
NTT
PVMBG
TribunFlores.com
| Peringatan Dini Cuaca NTT: Manggarai, Ngada dan Nagekeo Waspada Potensi Hujan Sedang Besok |
|
|---|
| Polres Sikka Bagi Masker Untuk Warga, Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki |
|
|---|
| Gunung Ili Lewotolok Erupsi Selasa Pagi, Tinggi Kolom Letusan 700 Meter |
|
|---|
| Gunung Api Ili Lewotolok Lembata NTT Meletus Pagi Ini, Waspada Guguran Lava dari Puncak Kawah |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.