Kamis, 18 Juni 2026

Berita NTT

Kendaraan Over Dimensi dan Loading di NTT Berpotensi Merusak Jalan dan Jembatan

Masalah kendaraan kelebihan dimensi dan kelebihan muatan (over dimentions dan over loading) atau disingkat ODOL masih menjadi tantangan besar

Tayang:
Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Kendaraan Over Dimensi dan Loading di NTT Berpotensi Merusak Jalan dan Jembatan
ISTIMEWA
Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton. 

 

Ombudsman NTT, lanjutnya, memberikan beberapa solusi yang ditawarkan untuk mengatasi ODOL dalam forum itu antara lain pertama, optimalisasi unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor. 

Kedua, peningkatan pengawasan, penindakan dan pencatatan pemuatan barang, dimensi kendaraan angkutan barang, penimbangan tekanan sumbu kendaraan angkutan barang dan kelebihan muatan. 

Ketiga, pengetatan persyaratan teknis dan laik jalan dalam proses pengujian kendaraan bermotor. Seiring berjalanya waktu, meski pemerintah telah melakukan berbagai upaya penertiban kendaraan ODOL mulai dari razia gabungan, pembangunan jembatan timbang modern hingga penindakan administratif dan pidana, efektifitas penegakan di lapangan masih menemui sejumlah kendala. 

Ia mengungkakapkan, kebijakan yang semata-mata menekankan sanksi beresiko timpang dan sulit diterima oleh pelaku industri khususnya di sektor angkutan barang yang selama ini beroperasi dengan margin keuntungan yang relatif tipis.

 

 

 

 

Baca juga: Asisten Rumah Tangga asal NTT di Batam Dianiaya Majikan Alami Luka Serius 

 

Di NTT, sejak terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 6 Tahun 2023 tentang Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Penyeberangan Antar Kabupaten/Kota Dalam Provinsi Nusa Tenggara Timur, tarif muat kendaraan terus mengalami kenaikan. 

"Kalau undang-undang benar-benar harus ditegakan maka pengusaha angkutan akan bersusah payah menyesuaikan armada mereka, mulai dari mengganti karoseri, mengurangi muatan, hingga membeli unit baru yang membutuhkan biaya besar. Karena itu hemat kami, tidak sekedar sanksi tetapi dibutuhkan insentif nyata untuk menjadi motor penggerak kepatuhan berkelanjutan bisa berupa kebijakan fiskal maupun non fiskal antara lain pertama, diskon tol bagi daerah yang memiliki  jalan tol pada ruas jalan tertentu.

 

Kedua, subsidi atau potongan harga BBM bersubsidi  untuk armada yang sesuai standar dimensi dan muatan. Ketiga, diskon biaya service pada bengkel resmi yang bekerja sama dengan pemerintah untuk mendorong pemeliharaan kendaraan secara rutin dan berkala. Keempat, kemudahan pembiayaan berbunga rendah agar bisa amengganti kendaraan sesuai regulasi tanpa tekanan modal besar. Mengatasi kendaraan over dimensi dan overloading itu butuh komitmen kita semua mulai dari hulu hingga hilir," paparnya.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved