Senin, 27 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini Rabu 25 Juni 2025, Jadilah Pohon yang Berbuah Baik 

Mari simak renungan Katolik Rabu 25 Juni 2025. Tema renungan Katolik jadilah pohon yang berbuah baik.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Hari Ini Rabu 25 Juni 2025, Jadilah Pohon yang Berbuah Baik 
TRIBUNFLORES.COM / GG
PATER JOHN LEWAR SVD - Sosok Pater John Lewar, SVD.Mari simak renungan Katolik Rabu 25 Juni 2025. Tema renungan Katolik jadilah pohon yang berbuah baik. 

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Katolik

Dalam kotbah di Bukit, Yesus memperingatkan kita tentang nabi-nabi 
palsu dan mengajarkan kita untuk mengenal mereka dari buahnya. Yesus 
memperingatkan kita agar berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu. Yesus 
berkata: “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu 
dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah 
serigala yang buas”. Kita harus berhati-hati terhadap ajaran dan perilaku 
yang tidak sesuai dengan firman Tuhan. 

Adapun ciri-ciri dari Nabi palsu itu, seperti berikut:  Nabi palsu memiliki 
sifat Munafik. Mereka tampak baik tetapi aslinya jahat. Mereka menyamar 
seperti domba tetapi sesungguhnya adalah serigala yang buas. Nabi palsu 
melakukan mukjizat. mereka dapat saja melakukan mukjizat, tetapi 
datangnya tidak dari Tuhan. Mereka dapat melakukan itu dengan sihir
sihirnya yang dapat menipu umat manusia. Nabi palsu memiliki sifat 
menyesatkan. Dalam kitab suci ada tertulis akan ada nabi palsu yang 
menyesatkan banyak orang. Nabi palsu akan menyesatkan dengan 
ajaran-ajaran yang menyimpang dari kebenaran.  

Nabi palsu memiliki sifat jahat dan berbuat kejahatan. Mereka 
mempunyai tujuan yang jahat untuk mencerai-beraikan umat Allah. 
Mereka memiliki sifat jahat dan tidak sesuai dengan perkataannya. Dari 
perbuatan yang dilakukannya itu kita akan mengetahui nabi yang palsu, 
ia dapat memperdaya manusia dari perkataannya yang baik. Ia tidak 
menujukan teladan hidup yang kudus dan yang dikehedaki oleh 
Allah. Nabi palsu menyangkal dan tidak mengakui Tuhan Yesus. Dalam 
1Yohanes 4:1-3 dikatakan “Saudara-saudaraku yang terkasih,  janganlah 
percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal 
dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke 
seluruh dunia”. Nabi-nabi palsu tidak mengakui Tuhan Yesus. Mereka 
menyangkal Yesus.  

Berhadapan dengan berbagai pengajaran itu, Yesus mengingatkan para 
murid agar waspada dan jeli terhadap pengajaran-pengajaran nabi-nabi 
palsu. Bagi Yesus setiap pengajaran yang baik akan menghasilkan buah 
yang baik. Dia mengatakan: “Setiap pohon yang baik akan menghasilkan 
buah yang baik, sedangkan pohon yang tidak baik akan menghasilkan 
buah yang tidak baik”. Yesus menghendaki para murid menjadi pohon 
yang baik sehingga dapat menghasilkan buah yang baik pula. Para murid 
harus menghasilkan buah-buah Roh Kudus, seperti: kasih, sukacita, 
damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 
kelemahlembutan dan penguasaan diri(Galatia 5: 22-23). Para murid 
menghidupi iman dan menjadi saksi bagi orang lain tentang kasih dan 
kuasa Tuhan.  

Apa pesan Tuhan bagi kita pada hari ini? Pertama, Abraham  adalah tokoh 
iman yang bebas dari aneka kepalsuan dan kemunafikan. Ketika Tuhan 
mengadakan perjanjian dengan Abraham mengenai keturunan, dia 
mendengarkan firmanNya, percaya penuh pada perintahNya, dan karena 
itu keturunannya menerima berkat Tuhan secara melimpah. Abraham 
adalah pohon yang baik dan pasti baik juga buah-buah keturunannya. 

Kedua, kita patut bersyukur kepada Tuhan karena datang dan berasal 
dari keluarga yang baik; dihasilkan oleh sebuah perkawinan yang luhur, 
dilahirkan oleh ayah dan ibu yang penuh kasih mesra. Sangat sukar untuk 
membentuk seorang anak yang beriman dan beraklak, apabila kedua 
orangtuanya tidak peduli dengan Gereja dan kewajiban rohani. Menjadi 
anak yang sukses jika dididik dan dibesarkan dalam suasana cinta. Jika 
banyak anak muda jaman ini gagal jadi orang, itu tidak lepas dari 
kegagalan orangtua untuk menjadi orangtua yang baik dan kegagalan 
dalam membentuk keluarga yang baik. Mari kita jaga dan pelihara semua 
warisan dan teladan kebajikan dari orangtua  untuk membangun hidup 
kita agar semakin bermutu dan bermartabat. Jadilah pohon yang berbuah 
baik. 

Doa:

Ya Bapa yang penuh kasih, curahkan Roh-Mu yang kudus agar kami 
tidak jatuh dalam kesesatan yang dapat merasuki iman kami. Semoga 
kami bertumbuh menjadi pohon yang baik yang senantiasa menghasilkan 
buah-buah kebaikan bagi orang lain. Demi Kristus Tuhan kami...Amin. 
Sahabatku yang terkasih. Selamat Hari Rabu. Salam doa dan berkatku 
untukmu dan keluarga di mana saja berada: Bapa dan Putera dan Roh 
Kudus...Amin. (Sumber iman katolik.com/adiutami.com/kgg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved