Kamis, 30 April 2026

Gunung Lewotolok Erupsi

Gunung Lewotolok Erupsi Sabtu Pagi, Tinggi Kolom Letusan Tidak Teramati

Gunung Ili Lewotolok mengalami erupsi pada Sabtu pagi (28/6/2025) tinggi kolom erupsi tidak teramati. Tingkat aktivitas gunung ini Waspada.

Tayang:
Editor: Cristin Adal
zoom-inlihat foto Gunung Lewotolok Erupsi Sabtu Pagi, Tinggi Kolom Letusan Tidak Teramati
TRIBUNFLORES.COM/HO-POSMAT GUNUNG ILI LEWOTOLOK
ERUPSI- Terjadi erupsi Gunung Ili Lewotolok pada hari Sabtu, 28 Juni 2025, pukul 10:36 Wita. Tinggi kolom erupsi tidak teramati. 

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA- Gunung Ili Lewotolok mengalami erupsi pada Sabtu pagi (28/6/2025).

"Terjadi erupsi Gunung Ili Lewotolok pada hari Sabtu, 28 Juni 2025, pukul 10:36 Wita," tulis Stanislaus Ara Kian, Petugas Posmat Gunung Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Stanislaus dalam laporannya di website MAGMA Indonesia menyebut tinggi kolom erupsi tidak teramati. 

Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25.4 mm dan durasi 27 detik.

Hingga saat ini gunung api ini berada pada tingkat aktivitas Level II atau Waspada.

 

Baca juga: BMKG Imbau Waspada Potensi Angin Kencang di Manggarai Barat dan 5 Wilayah Ini pada 28-29 Juni 2025

 

 

Dengan tingkat aktivitas masih waspada, PVMBG mengimbau:

Masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah Gunung Ili Lewotolok.

Masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 kilometer pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok, dan mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian, selatan dan tenggara puncak/ kawah Gunung Ili Lewotolok.

 

Baca juga: Prospek Cuaca 28- 03 Juli 2025: Waspada Potensi Hujan Signifikan Meski Memasuki Musim Kemarau

 

Masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Amakaka agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral barat sejauh 2,5 km pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok, serta mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian barat puncak/ kawah Gunung Ili Lewotolok.

Menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ili Lewotolok dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.

Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Ili Lewotolok agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan. (Sumber: MAGMA Indonesia)

Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved