Kamis, 30 April 2026

Berita Kota Kupang

Wakil Wali Kota Dorong Perempuan GMIT Jadi Pilar Perubahan

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, saat menghadiri kegiatan bertajuk "Mengukir Jejak-Jejak Perempuan GMIT Klasis Kot

Tayang:
Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Wakil Wali Kota Dorong Perempuan GMIT Jadi Pilar Perubahan
POSKUPANG.COM/RAY REBON
Pose bersama, Wakil Wali Kota Kupang dengan Wakil Ketua Majelis Jemaat Klasis Kota Kupang dengan peserta kegiatan. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Perempuan bukan sekadar pelengkap dalam pembangunan, tetapi penggerak utama perubahan. 

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, saat menghadiri kegiatan bertajuk "Mengukir Jejak-Jejak Perempuan GMIT Klasis Kota Kupang" yang digelar di Gedung Pramuka Penfui, Kamis 3 Juli 2025.

Serena memberikan apresiasi tinggi kepada para perempuan GMIT atas dedikasi mereka dalam pelayanan gereja serta kontribusi nyata dalam kehidupan sosial masyarakat Kota Kupang.

"Kegiatan ini bukan sekadar mengenang peran perempuan, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan teladan. Ini bentuk penghormatan bagi seluruh perempuan GMIT yang telah dan terus mengukir sejarah pelayanan dan pengabdian," ujarnya.

Baca juga: Chelsea FC Beri Penghormatan untuk Penyerang Liverpool Diogo Jota

 

 

Serena menegaskan bahwa semangat kegiatan ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kupang sebagai Kota Kasih: Rumah Bersama yang Maju, Mandiri, Sejahtera, dan Berkelanjutan.

Selain menyoroti peran keagamaan, Wakil Wali Kota juga memberikan perhatian khusus pada isu kesehatan mental, yang menjadi tantangan serius di Kota Kupang.

Ia juga mengapresiasi dimasukkannya materi tentang kesehatan jiwa, edukasi obat, serta pelatihan kecantikan dan perawatan diri sebagai bagian dari kegiatan.

"Ini pendekatan yang menyentuh banyak aspek kehidupan perempuan. Merawat diri, baik secara fisik maupun mental, adalah langkah awal menuju pemberdayaan sejati," jelasnya.

Sebagai perempuan yang juga memimpin daerah, Serena mendorong para peserta untuk tampil percaya diri, mandiri, serta aktif menciptakan lingkungan yang inklusif, terutama bagi penyandang disabilitas.

"Perempuan gereja punya peran vital dalam membentuk komunitas yang ramah disabilitas. Kita semua terpanggil untuk merangkul dengan hati dan melayani dengan kasih," katanya tegas.

Dalam kesempatan yang sama, Serena juga memperkenalkan program andalan Pemerintah Kota Kupang, SABOAK (Sunday Market Buat Orang Kupang), yang telah menunjukkan hasil signifikan dalam pemberdayaan UMKM lokal.

"Di minggu pertama, perputaran uang di SABOAK mencapai lebih dari Rp100 juta, dan melonjak menjadi Rp250 juta di minggu berikutnya. Ini bukti nyata potensi besar UMKM sebagai penopang ekonomi keluarga," jelasnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved