Festival Pesona Lewomada 2025
Festival Pesona Lewomada 2025, Bupati Sikka Disambut dengan Tarian Hedung Labit
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, hadir secara langsung dalam pembukaan festival da
Penulis: Hilarius Ninu | Editor: Ricko Wawo
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Festival Pesona Lewomada 2025 resmi dibuka pada Rabu, 9 Juli 2025, di Desa Lewomada, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, hadir secara langsung dalam pembukaan festival dan disambut dengan upacara adat khas budaya Lamaholot dan Muhan Tana Ai.
Rombongan Bupati Sikka tiba di Desa Lewomada sekitar pukul 10.45 WITA. Kedatangan mereka disambut meriah oleh ratusan warga, panitia pelaksana, serta jajaran Pemerintah Desa Lewomada.
Upacara penyambutan dimulai dengan ritual adat Hode Liman, sapaan adat, Sesa Beting, pengalungan selendang, dan Wajak Wua Malu.
Baca juga: Piala Gubernur Liga Pelajar Soeratin U 17 di NTT Segera Berlangsung
Rangkaian penyambutan ditutup dengan tarian Hedung Labit, yakni tarian adat yang biasa digunakan untuk menyambut tamu kehormatan dalam tradisi Lamaholot dan Muhan Tana Ai.
Setelah prosesi penyambutan, Bupati dan rombongan menuju lokasi utama festival yang dipusatkan di lapangan sepakbola SDK Bokang.
Festival Pesona Lewomada akan berlangsung selama tiga hari, mulai dari 9 hingga 11 Juli 2025. Festival ini mengusung tema “Soga Lewo”, yang berarti “angkat nama desa/kampung”. Tema ini bertujuan mendorong masyarakat untuk lebih aktif memperkenalkan identitas budaya lokal kepada khalayak luas.
Kepala Desa Lewomada, Dominikus Pondeng menjelaskan, Festival Pesona Lewomada tidak hanya menjadi ruang ekspresi budaya, tetapi juga sarana promosi potensi desa.
“Festival ini untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal, khususnya budaya Lamaholot dan Muhan Tana Ai, agar dikenal lebih luas,” ujarnya saat diwawancarai pada malam menjelang pembukaan, Selasa, 8 Juli 2025.
Dominikus juga menyampaikan, festival ini sekaligus menjadi rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-25 Desa Lewomada.
Ia mengajak masyarakat dari Kabupaten Sikka dan daerah tetangga seperti Flores Timur untuk berpartisipasi dan meramaikan seluruh rangkaian kegiatan festival hingga puncaknya pada 11 Juli mendatang.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan mengikuti seluruh kegiatan festival, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Ini momen penting untuk menunjukkan bahwa budaya kita punya daya tarik yang luar biasa,” pungkasnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, Festival Pesona Lewomada akan menampilkan berbagai atraksi budaya, pertunjukan seni tradisional, serta pameran produk lokal sebagai bentuk pelestarian dan promosi budaya warisan leluhur.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.