Gunung Lewotobi Erupsi
Gunung Api Lewotobi Laki-laki 2 Kali Gempa Hembusan, 1 Kali Tremor Non-Harmonik
Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Yohanes Kolli Sorywutun, melaporkan kondisi Lewotobi Laki-laki selama 24 jam terakhir, Minggu 13 Juli 20
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Gunung-Api-Lewotobi-Laki-laki-2-Kali-Gempa-Hembusan-1-Kali-Tremor-Non-Harmonik.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOBI - Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Yohanes Kolli Sorywutun, melaporkan kondisi Lewotobi Laki-laki selama 6 jam terakhir, Minggu 13 Juli 2025, periode 00:00-06.00 Wita.
Saat ini gunung Lewotobi Laki-laki Level IV (AWAS).
Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389°LU, Longitude 122.7682°BT dan memiliki ketinggian 1584 mdpl.
"Pengamatan visual Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-I. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah utara dan timur laut. Suhu udara sekitar 19-24°C," tulis Yohanes dikutip dari laman magma.esdm.go.id Minggu pagi.
Baca juga: Gunung Api Lewotolok Lembata Meletus Dini Hari Tadi, Tinggi Kolom 200 Meter
Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan Gunung Lewotobi Laki-laki 2 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2.2 mm, dan lama gempa 36-45 detik.
1 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.2 mm, dan lama gempa 68 detik.
1 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 2.2 mm, dan lama gempa 27 detik.
4 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2.5-5.9 mm, S-P 1.1-1.9 detik dan lama gempa 10-15 detik.
Ia menyebutkan pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:
1. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.
2. Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
3. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
4. Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
5. Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.