Kamis, 14 Mei 2026

Erupsi Gunung Lewotobi Laki laki

Warga Diimbau Waspada karena Banyak Titik Banjir Lahar Gunung Lewotobi

Banjir lahar Gunung Lewotobi Laki-laki kembali menerjang permukiman hingga ke ruas Jalan Trans Pulau Flores Larantuka-Maumere

Tayang:
Penulis: Paul Kabelen | Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Warga Diimbau Waspada karena Banyak Titik Banjir Lahar Gunung Lewotobi
TRIBUNFLORES.COM/PAUL KABELEN
BANJIR LAHAR-Salah satu titik banjir lahar Gunung Lewotobi di Desa Dulipali, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur, NTT, Selasa, 29 Juli 2025.    

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA-Banjir lahar Gunung Lewotobi Laki-laki kembali menerjang permukiman hingga ke ruas Jalan Trans Pulau Flores Larantuka-Maumere, tepatnya di Desa Dulipali, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur, NTT, Selasa, 29 Juli 2025 pagi.

Warga pelintas jalan itu melaporkan sejumlah titik banjir, seperti Perempatan Sukutukang di Kecamatan Wulanggitang, RT 04 Desa Dulipali, dan Pertigaan Rumah Kalwat di Desa Klatanlo, Kecamatan Wulanggitang.

"Banjir besar di Dulipali. Hati-hati selalu," ujar Efrem Ladjar, saat ditemui di pinggir jalan.

Efrem bersama sejumlah penyintas putar balik ke Desa Nobo, Kecamatan Ile Bura. Efrem saat itu hendak ke Desa Boru. Di Nobo terjadi hujan gerimis, sementara di puncak gunung tampak gelap, menandakan sedang terjadi hujan lebat.

 

Baca juga: Buaya Sudah Terkam 7 Nelayan di Lembata NTT, Pencegahan Masih Pro Kontra

 

 

Pelintas jalan mendengar suara gemuruh kuat dari arah gunung. Kemungkinan besar suara itu berasal dari bebatuan besar yang bertabarkan saat terseret banjir dari ketinggian.

Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki mengimbau warga agar mewaspadai banjir. Peralatan seismik merekam sedang ada aliran banjir dari atas gunung berstatus Level IV (Awas) itu.

"Waspada potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki, terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokengjaya, Boru, Nawakote," imbau pengamat gunung setempat.

Selain itu, di Desa Nurabelen, Kecamatan Ile Bura, juga diteror banjir lahar. Meski debitnya kecil, namun ancaman banjir besar bisa terjadi kapan saja karena wilayah itu terdapat banyak kali yang berhulu ke Gunung Lewotobi. (Cbl)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved