Berita Manggarai Barat
Faktor-faktor Penularan HIV dan Aids di Manggarai Barat
Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat, Adrianus Oja mengungkapkan faktor penularan HIV/AIDS di Manggarai Barat.
Penulis: Petrus Chrisantus Gonzales | Editor: Ricko Wawo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Kesehatan-Manggarai-Barat-Adrianus-Oja.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat, Adrianus Ojo mengungkapkan faktor penularan HIV/AIDS di Manggarai Barat.
Adrianus menyampaikan terdapat dua faktor penyebab penukaran HIV/AIDS di Mabar.
"Secara umum kasus HIV AIDS ditularkan melalui Hubungan seksual yang tidak sehat misalnya, pertama, berganti pasangan. Kedua, tidak menggunakan Kondom pada saat melakukan hubungan dengan penderita HIV AIDS," tuturnya, Jumat, 1 Agustus 2025.
Dikatakan, pengendalian HIV/AIDS di Kabupaten Manggarai Barat dilakukan berdasarkan kebijakan pusat dengan melakukan upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.
Baca juga: Kapolres Manggarai Barat Ajak Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih
"Jenis layanan tes dilakukan dengan tes sukarela dan konseling (VCT - Voluntary Counseling and Testing). Tes HIV Atas inisiatif pemberi pelayanan kesehatan (PITC - Provider-Initiated Testing and Counseling)," ujar Kepala Dunas Kesehatan tersebut.
Dirinya mengatakan, seluruh puskesmas pun diwajibkan melakukan test atau screning HIV AIDS pada Orang yang data sendiri di faskes maupun petugas melakukan kunjungan langsung di masyarakat.
"Apabila hasil test raektif (positif) HIV AIDS maka dirujuk ke RSUD Komodo sebagai unit PDP (Perawatan dan Pengobatan) untuk pelayanan kesehatan lanjutan dan mendapatkan obat-obat Antiretroviral (ARV) adalah kelompok obat yang digunakan untuk mengobati infeksi HIV, " tutur Adrianus Oja.
Selain RSUD Komodo, unit PDP terdapat di empat Puskesmas lainya, seperti di Puskesmas Labuan Bajo, Puskesmas Pacar, Puskesmas Golo Welu dan Puskesmas Wae Nakeng, sebagai unit PDP.
"Namun yang aktif sampai dengan saat ini masih RSUD Komodo. Unit PDP lainya sedang di persiapkan terutama kesiapan SDM kesehatanya. Karena teamnya yg bekerja minimal enam orang dalam satu unit Puskesmas," kata Adrianus.
Dirinya mengutarakan, tujuan dipersiapkannya unit PDP puskesmas ini dalam rangka pendekatan pelayanan bagi penderita HIV terutama yang sudah Positif HIV. (moa)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News