Kamis, 9 April 2026

Berita Sikka

Imamat Perak Pater Maximus Manu SVD: Hadirkan Kasih Lewat Layanan Kesehatan Gratis

"Bahwa dalam memaknai perayaan syukur perak atau pancawindu baru kali ini dibuat," demikian

Tayang:
Penulis: Nofri Fuka | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Imamat Perak Pater Maximus Manu SVD: Hadirkan Kasih Lewat Layanan Kesehatan Gratis
TRIBUNFLORES.COM/NOFRI FUKA
FOTO BERSAMA - Tim medis bersama masyarakat berfoto bersama disela sela pelayanan kesehatan gratis dalam rangka perayaan 25 Tahun imamat Pater Maximus Manu SVD di Kebot, Desa Pogon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka. Foto diambil pada 12 Agustus 2025. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Dalam rangka merayakan 25 tahun imamatnya, Pater Maximus Manu, SVD menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat sebagai wujud syukur dan kepedulian terhadap sesama pada 12 Agustus 2025 waktu setempat. Kegiatan yang berlangsung di Kebot, Desa Pogon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka ini dihadiri warga dari berbagai kalangan yang antusias memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.

Aksi sosial ini meliputi cek kesehatan gratis, pelayanan penyakit tidak menular, promosi Kesehatan MCK Portal, pelayanan kesehatan bagi lansia dan konsultasi serta pembagian obat-obatan secara cuma-cuma.

Pelaksanaan kegiatan ini bekerja sama dengan tim medis lokal yakni Puskesmas Waigete, Puskesmas Hewokloang, dokter Maria Nona Elen dan dokter Atanasius Valerianus Rakeng. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan penuh sukacita.

Sang Yubilaris, Pater Maximus Manu SVD kepada Tribunflores.com disela-sela kegiatan tersebut menjelaskan kegiatan seperti ini menurut dia, baru pertama kali diadakan di Wilayah Kabupaten Sikka.

 

Baca juga: Retret Keluarga Katolik:  Memaknai 25 Tahun Imamat Pater Maximus Manu SVD yang Penuh Berkat

 

 

"Bahwa dalam memaknai perayaan syukur perak atau panca windu baru kali ini dibuat," demikian kata Dosen Psikologi IFTK Ledalero ini.

Korelasi Imamat dan Pelayanan Kesehatan

Misionaris SVD yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor II IFTK Ledalero menyampaikan bahwa Imamat dan pelayanan kesehatan memiliki kaitan yang sangat erat.

Imamat, menurut pria kelahiran 12 Oktober 1970 ini merupakan rahmat dari Allah, dan itu termanifestasi dalam berbagai macam bentuk pelayanan. Misalnya; pelayanan rohani, sakramen, misa, katekese, kunjungan pastoral dan lain sebagainya.

 

Pater Maxi Manu SVD sedang memeriksa kesehatannya.
Pater Maxi Manu SVD sedang memeriksakan kesehatannya. (TRIBUNFLORES.COM/NOFRI FUKA)

 

"Umat kita itu harus bertumbuh dan berkembang menjadi seorang pribadi yang holistik. Sehat jasmani dan sehat rohani. Ketika masyarakat kita datang ke puskesmas atau rumah sakit untuk berobat, dokter atau perawat itu karena sentuhan kasih mereka tidak hanya menyembuhkan secara fisik tetapi juga menyembuhkan secara rohani, juga para imam biarawan-biarawati yang berdoa untuk umat, itu tidak hanya secara rohani tetapi juga secara jasmani," pungkas alumni SMA Seminari San Dominggo Hokeng ini.

Pastor yang pernah bertugas di Paroki St Maria Cleveland Texas USA ini menandaskan bahwa kegiatan layanan kesehatan bukan hanya bertumpu pada satu aspek tetapi juga berkaitan dengan aspek yang lain.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved