Jumat, 24 April 2026

Berita Sikka

Imamat Perak Pater Maximus Manu SVD: Hadirkan Kasih Lewat Layanan Kesehatan Gratis

"Bahwa dalam memaknai perayaan syukur perak atau pancawindu baru kali ini dibuat," demikian

Tayang:
Penulis: Nofri Fuka | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Imamat Perak Pater Maximus Manu SVD: Hadirkan Kasih Lewat Layanan Kesehatan Gratis
TRIBUNFLORES.COM/NOFRI FUKA
FOTO BERSAMA - Tim medis bersama masyarakat berfoto bersama disela sela pelayanan kesehatan gratis dalam rangka perayaan 25 Tahun imamat Pater Maximus Manu SVD di Kebot, Desa Pogon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka. Foto diambil pada 12 Agustus 2025. 

Senada denga dokter Erik, dokter Maria Nona Elen menyebut layanan kesehatan gratis ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat luar biasa.

"Jadi kita benar-benar terjun langsung ke sini. Masyarakat tidak perlu ke fasilitas kesehatan di puskesmas atau rumah sakit, tapi kita yang datang ke sini," ujar Alumni Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ini yang turut memberikan pelayanan saat itu.

Ia menambahkan selain pengobatan gratis, ada pemeriksaan CKG dan PTM untuk lansia. "Jadi pelayanan itu satu kali jalan.

Apresiasi yang luar biasa juga ia berikan untuk semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Ia berharap kegiatan ini tetap berlanjut.

 

dokter Maria Nona Elen
dokter Maria Nona Elen (TRIBUNFLORES.COM/NOFRI FUKA)

 

Untuk saat ini, pihaknya juga terjun ke tengah masyarakat melalui program puskesmas keliling.

Program tersebut memberikan kemudahan bagi pasien agar tidak perlu ke fasilitas kesehatan yang tersedia tapi cukup menunggu pihak medis yang datang memberikan layanan kesehatan.

Kami Bahagia Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Salah satu peserta layanan kesehatan gratis, Moa Gregorius mengaku sangat senang ketika mendapat kabar akan ada layanan kesehatan gratis ini.

"Ketika disampaikan dua hari lalu bahwa akan ada pelayanan kesehatan gratis, saya merasa senang dan sangat bersyukur. Ini merupakan satu hal yang bagus, satu hal yang baru dan itu semuanya dalam nada syukur atas anugerah imamat yang diterima Pater Maxi Manu," ucap pria kelahiran 5 Maret 1954 ini.

Ia melihat kegiatan ini sangatlah positif dan perlu dilanjutkan. "Alangkah bagus ditiru atau dikembangkan oleh orang-orang lain juga," jelasnya.

Moa Gregorius juga berharap setiap orang setia dengan panggilan hidupnya masing, antara panggilan hidup imamat maupun panggilan hidup berkeluarga atau berumah tangga.

 

Moa Gregorius, peserta layanan kesehatan gratis di Kebot, Desa Pogon, Sikka.
Moa Gregorius, peserta layanan kesehatan gratis di Kebot, Desa Pogon, Sikka. (TRIBUNFLORES.COM/NOFRI FUKA)

 

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved