Hari Pramuka
Peringatan HUT ke-64 Pramuka Besok 14 Agustus 2025, Ini Sejarah Gerakanya
Fokus gerakan Pramuka pada kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak untuk memperkuat ketahanan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/ANGGOTA-PRAMUKA.jpg)
Hitam merepresentasikan ketegasan, kekuatan, dan keteguhan prinsip serta komitmen Gerakan Pramuka dalam menjalankan Dasa Darma dan Tri Satya.
Kombinasi warna merah dan putih merefleksikan identitas Pramuka sebagai kekuatan nasional dengan hati yang bersih dan jiwa yang berani, bersama berjuang mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia.
Identitas Pramuka, lambang Tunas Kelapa dan Fleur de Lys—simbol Gerakan Pramuka Indonesia dan keanggotaan dalam WOSM (World Organization of the Scout Movement) dimasukkan ke dalam desain logo Hari Pramuka.
Logo Hari Pramuka sejalan dengan tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa” yang ditulis dengan huruf kapital dan tebal berwarna hitam.
Tema ini menegaskan fokus gerakan Pramuka pada kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak untuk memperkuat ketahanan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, baik dari segi sosial, ekonomi, maupun lingkungan, mencerminkan peran Pramuka sebagai agen perubahan positif dan pilar kekuatan bangsa yang terus relevan selama 64 tahun perjalanannya.
Gerakan Pramuka
Gerakan Pramuka mulai diperkenalkan secara resmi pada 14 Agustus 1961 yang merupakan organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia.
Kata Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Orang Muda yang Suka Berkarya.
Gerakan Pramuka tingkat nasional dikelola langsung oleh Kwartir Nasional (Kwarnas). Saat ini jumlah satuan dalam Gerakan Pramuka yaitu, 1 Kwartir Nasional, 34 Kwartir Daerah, 514 Kwartir Cabang, 5.277 Kwartir Ranting, dan 239.877 Gugus Depan. (Sumber: pramuka.or.id)
Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News