Senin, 13 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Sabtu 23 Agustus 2025, Menginspirasi Sesama

Mari simak renungan Katolik Sabtu 23 Agustus 2025. Tema renungan Katolik menginspirasi sesama.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Sabtu 23 Agustus 2025, Menginspirasi Sesama
TRIBUNFLORES.COM/GG
UMAT IKUT MISA - Mari simak renungan Katolik Sabtu 23 Agustus 2025. Tema renungan Katolik menginspirasi sesama. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik Sabtu 23 Agustus 2025.

Tema renungan Katolik menginspirasi sesama.

Renungan Katolik disiapkan untuk hari Sabtu Biasa XX, Perayaan fakultatif Santa Rosa da Lima, perawan, Santo Filipus Benizi, pengaku iman, dengan warna liturgi hijau.

Renungan Katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Sabtu 23 Agustus 2025 adalah sebagai berikut:

Baca juga: Teks Misa Minggu 24 Agustus 2025 Lengkap Renungan Harian Katolik

 


Bacaan Pertama Rut 2:1-3.8-11;4:13-17


“Tuhan telah rela menolong engkau pada hari ini dengan seorang penebus, Dialah ayah Isai, ayah Daud.”

Naomi mempunyai seorang sanak dari pihak suaminya, seorang yang kaya raya dari kaum Elimelekh, namanya Boas.

Pada suatu hari Rut, wanita Moab itu, berkata kepada Naomi, “Izinkanlah aku pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati kepadaku.

Sahut Naomi, “Pergilah, Anakku.” Maka pergilah Rut ke ladang dan memungut jelai di belakang para penyabit. Kebetulan ia berada di tanah milik Boas, yang berasal dari kaum Elimelekh.

Maka berkatalah Boas kepada Rut, “Dengarlah, Anakku. Tidak usah engkau pergi memungut jelai ke ladang lain, dan tidak usah juga engkau pergi dari sini, tetapi tetaplah dekat pengerja-pengerjaku wanita.

Lihatlah ladang yang sedang disabit ini. Ikutilah wanita-wanita itu dari belakang. Sebab aku telah berpesan kepada para pekerja laki-laki, supaya mereka jangan mengganggu engkau.

Jika engkau haus, pergilah ke tempayan-tempayan itu, dan minumlah air yang dicedok oleh para pekerja itu.”

Lalu sujudlah Rut menyembah dengan mukanya sampai ke tanah dan berkata, “Bagaimana mungkin aku mendapat belas kasih Tuan, sehingga Tuan memperhatikan daku, padahal aku ini seorang asing?”

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved