Sabtu, 11 April 2026

MBG di Sikka

Dapur MBG di Kecamatan Alok Timur Layani 15 Sekolah

Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi berkesempatan berkunjung melihat langsung kondisi

Tayang:
Penulis: Nofri Fuka | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Dapur MBG di Kecamatan Alok Timur Layani 15 Sekolah
TRIBUNFLORES.COM/ARIS NINU
FOTO - Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi saat mengunjungi dapur MBG di belakang Hotel Permata Sari di Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka melayani 15 sekolah.

Sejauh ini dapur tersebut baru meyalani 5 sekolah yang terletak di wilayah Alok Timur.

Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi berkesempatan berkunjung melihat langsung kondisi dapur dan aktifitas para pekerja, 28 Agustus 2025.

Dapur MBG tersebut terletak di belakang Hotel Permata Sari di Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT.

 

Baca juga: SMA Negeri 1 Ende Antisipasi Siswa Keracunan MBG, Data Anak Alergi Makanan Tertentu

 

 

Informasi yang diperoleh Tribunflores, empat hari yang lalu dapur ini mendistribusikan makanan bergizi untuk siswa SD dan SMP.

Wabup Simon pada kesempatan mengharapkan dengan hadirnya dapur MBG tersebut bisa membantu anak-anak mendapatkan makanan bergizi gratis sesuai program Presiden Prabowo.

Mantan Anggota DPRD Sikka ini juga berharap dapur tersebut dijaga kebersihannya.

"Selain menjalankan tugas sesuai SOP, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.

Perwakilan MBG dalam kesempatan itu berharap adanya sikap saling percaya sehingga program tersebut berjalan dengan lancar. 

Program Makan Bergizi Gratis (yang dikenal dengan singkatan MBG) merupakan program makan siang gratis Indonesia yang dicetuskan pada masa pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Tujuan utama dari Program MBG yakni mengurangi angka malnutrisi dan stunting yang masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, khususnya pada kelompok rentan. 

Kelompok tersebut meliputi balita, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebutuhan gizi harian masyarakat, terutama di kalangan anak-anak dan ibu, dapat tercukupi dengan baik sesuai dengan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved