Seputar Polri
Aksi Heroik Polisi Sikka, Selamatkan Ibu dan Bayi Saat Bencana
Dengan dukungan tenaga kesehatan di Puskesmas, Katarina melahirkan seorang bayi laki-laki dalam kondisi sehat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/polisimenolongibuhamil121.jpg)
TRIBUNFLORES.COM - Di tengah kondisi darurat akibat erupsi Gunung Lewotobi, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dua anggota Polres Sikka yang diperbantukan (BKO) di Polres Flotim menunjukkan aksi heroik pada Rabu (13/11/2024). Mereka bersama seorang bidan sigap menolong seorang ibu hamil yang akhirnya melahirkan di tengah suasana pengungsian.
Bripka Ferdianus Paji Dore dan Bripka Klemensius Rikardus Wade, bahu membahu dengan seorang bidan, mendampingi proses persalinan ibu hamil bernama Katarina Jalen Aran. Saat kontraksi hebat melanda di Posko Pengungsian Kanada, Desa Kobasoma, Kecamatan Tite Hena, Katarina segera dievakuasi menuju Puskesmas Lewolaga.
Perjalanan menuju fasilitas kesehatan tidaklah mudah. Namun berkat keberanian dan keteguhan hati mereka, Katarina akhirnya tiba tepat waktu dan bisa segera mendapatkan pertolongan medis.
Dengan dukungan tenaga kesehatan di Puskesmas, Katarina melahirkan seorang bayi laki-laki dalam kondisi sehat. Sebagai ungkapan syukur, bayi itu diberi nama Nyona Katarina Jalen Aran, mengambil nama sang ibu yang telah berjuang di tengah keterbatasan.
Baca juga: Cerita Bripka Syamsuddin, Polisi yang Persembahkan Gaji untuk Bangun Sekolah Gratis
Kapolres Flotim, AKBP Nyoman Putra Sandita, S.H., S.I.K., M.H, menyampaikan penghargaan kepada kedua anggotanya. “Tindakan ini mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi bagian dari tugas Polri. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk melayani masyarakat, terutama di saat genting seperti ini,” ujar Kapolres.
Kelahiran bayi laki-laki di tengah pengungsian membawa secercah harapan bagi para korban erupsi. Katarina mengungkapkan rasa syukur dan berharap putranya tumbuh sehat serta membawa kebaikan bagi keluarga maupun masyarakat.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa di tengah krisis, semangat gotong royong dan kepedulian mampu melahirkan keajaiban. Dedikasi para petugas yang membantu Katarina adalah inspirasi nyata untuk terus berbuat terbaik bagi sesama, terutama saat bencana melanda.
| Petani dan Polres Sumba Timur Kolaborasi Tanam Jagung Seluas 50 Hektar |
|
|---|
| Bripka Antonius Frans, Sosok Polisi Humanis yang Menyulut Kedamaian Desa Petleng |
|
|---|
| Cerita Bripka Syamsuddin, Polisi yang Persembahkan Gaji untuk Bangun Sekolah Gratis |
|
|---|
| Ipda Heru, Polisi yang Rela Jual Sepeda Demi Bantu Warga Difabel |
|
|---|
| Bripka Sumantri Hadirkan Perpustakaan Keliling, Dorong Anak-anak Rote Ndao Gemar Membaca |
|
|---|