Berita Ende
Sikapi Gelombang Demonstrasi di Indonesia, Bupati Badeoda: Tidak Ada Hal yang Perlu Dituntut di Ende
Menyikapi berbagai isu Nasional hingga berujung pada aksi demontrasi anarkis di beberapa wilayah di Indonesia, Bupati Yosef
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Ricko Wawo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Bupati-Ende-dan-Demo-nasional.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Menyikapi berbagai isu Nasional hingga berujung pada aksi demontrasi anarkis di beberapa wilayah di Indonesia, Bupati Yosef Benediktus Badeoda menghimbau masyarakat Kabupaten Ende agar tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan isu-isu liar yang berkembang baik di tengah masyarakat maupun di media sosial.
Politisi Partai Demokrat itu juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan aksi-aksi demontrasi yang dilakukan di beberapa daerah di Indonesia hingga berbuntut kerusuhan dan aksi penjarahan.
Menurut orang nomor satu di Kabupaten Ende itu, tidak ada hal yang perlu dituntut dan dikejar di wilayah yang Ia pimpin saat ini.
Baca juga: Aktivis Cipayung Plus Bakar Ban di Depan Polres Sikka
"Kita minta masyarakat agar tetap tenang, tidak terpengaruh lah dengan apa yang terjadi di Jakarta maupun di kota-kota lain karena tidak ada hal yang perlu kita tuntut dan kerja di Ende sini, kita hanya perlu bagaimana bekerja dengan baik, mulai saling mengawasi kemudian mulai menghidupkan kembali ekonomi kita dengan semua event-event yang sedang dilakukan pemerintah jadi marilah kita bersama-sama untuk tingkatkan PAD kita," ujar Bupati Yosef Badeoda kepada TribunFlores.com, Senin (1/9/2025) siang di Kantor Bupati Ende.
Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu Mere usai meresmikan salah satu SPPG Kecamatan Ende Timur di Hotel Syifa.
"Kita jaga kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah kita masing-masing dan itu peran dan tanggung jawab kita semua agar wilayah kita tetap kondusif," kata Wabup Domi Mere.
Anggota DPRD Enggan Komentar
Sementara itu, dua anggota DPRD Kabupaten Ende yang hendak diwawancarai terkait kondisi Nasional enggan memberikan komentar dan terkesan menghindar.
Politisi Partai PDI-P, Sabri Indra Dewa yang hendak diwawancarai awalnya meminta TribunFlores.com terlebih dahulu mewawancarai salah satu pimpinan DPRD Kabupaten Ende yang ikut hadir dalam peresmian salah satu SPPG Kecamatan Ende Timur di Hotel Syifa, Flavianus Waro yang kebetulan duduk tak jauh dari Sabri Indra Dewa.
Namun, saat diwawancarai, Flavianus Waro yang juga merupakan Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Ende enggan berkomentar dan meminta TribunFlores.com langsung mewawancarai Ketua DPRD Kabupaten Ende menyikapi isu nasional yang saat ini sedang ramai diperbincangkan.
Saat TribunFlores.com hendak kembali melakukan wawancara bersama Sabri Indra Dewa, salah satu politisi senior PDI-P bersama beberapa anggota DPRD Kabupaten Ende lainnya terlihat memasuki lobi Hotel Syifa.
Sementara itu, berdasarkan pantauan TribunFlores.com, suasana di Kota Ende dari pagi hingga siang tampak tenang, aktivitas masyarakat berjalan normal, tidak informasi adanya demonstrasi baik dari kelompok-kelompok masyarakat maupun organisasi-organisasi mahasiswa. (Bet)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News