Jumat, 1 Mei 2026

BKKBN Ende

Tugas Bertambah, PLKB Ende Utara Pastikan Program MBG Tepat Sasaran

Hal ini disampaikan Yuliati Goreti Suwo, PLKB Kecamatan Ende Utara, dalam sesi talkshow Flores Bicara Tribun Flores

Tayang:
Penulis: Cristin Adal | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Tugas Bertambah, PLKB Ende Utara Pastikan Program MBG Tepat Sasaran
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/YT TRIBUN FLORES
Yuliati Goreti Suwo, PLKB Kecamatan Ende Utara saat hadir dalam sesi talkshow Flores Bicara Tribun Flores, Selasa (25/11/2025). 

TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, terus memperkuat peran dalam pembangunan keluarga, terutama sejak pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah.

PLKB kini tidak hanya berfungsi sebagai penyuluh keluarga, tetapi juga menjadi ujung tombak pelaksanaan MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Hal ini disampaikan Yuliati Goreti Suwo, PLKB Kecamatan Ende Utara, dalam sesi talkshow Flores Bicara Tribun Flores, Selasa (25/11/2025).

“Dengan adanya program MBG, tugas kami semakin banyak. Jumlah petugas juga terbatas. Di Kecamatan Ende Utara, hanya ada dua PLKB,” ujar Yuliati.

 

Baca juga: Kolaborasi Lintas Sektor BKKBN Ende Utara Buahkan Hasil, Kasus Stunting Turun, GATI Libatkan Suami

 

 

Tugas Berlapis di Lapangan

Sebelum MBG berjalan, PLKB menjalankan fungsi penyuluhan lapangan terkait keluarga berencana, edukasi reproduksi remaja, pendampingan calon pengantin, serta pembinaan ibu hamil dan pasca persalinan.

Namun sejak MBG diterapkan, lingkup kerja semakin luas. PLKB wajib memastikan, pendataan sasaran penerima MBG, pemantauan distribusi makanan, edukasi gizi dan pola konsumsi,dan evaluasi perkembangan balita dan ibu penerima manfaat.

Yuliati menyampaikan, beban kerja PLKB dibantu kader lapangan serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari bidan desa, kader KB dan penggerak PKK.

Ende Utara Jadi Kecamatan Pertama

Di Kabupaten Ende, Kecamatan Ende Utara menjadi lokasi pertama pelaksanaan MBG secara penuh, terutama di Kelurahan Kota Raja dan Kota Ratu.

“Kami berharap makanan yang diterima langsung dibagikan dan tidak disimpan terlalu lama. Ada titik yang diambil orang tua, ada juga yang diantar kader ke rumah,” katanya.

352 Penerima di Ende Utara

Data sementara MBG di Ende Utara:

  • Ibu hamil: 11 orang
  • Ibu menyusui: 20 orang
  • Balita non-PAUD: 321 anak

Total penerima MBG saat ini mencapai 352 orang, dan jumlahnya masih bisa bertambah seiring penyisiran data baru oleh kader.

Makan Bersama Sekaligus Edukasi

Setidaknya sebulan sekali, PLKB mengumpulkan penerima manfaat di posyandu atau titik layanan untuk makan bersama sambil memberikan edukasi, seperti cara mengolah bahan pangan lokal. kebersihan lingkungan, sanitasi keluarga.

Dampak Terhadap Penanganan Stunting

Pemantauan berkala di posyandu menunjukkan adanya perkembangan positif berat badan balita penerima MBG.

“Kalau pola makan, sanitasi, dan konsumsi teratur, kami yakin kasus stunting dapat kita tekan. Yang terpenting jangan ada kasus baru,” tegas Yuliati.

Selain itu, masukan dari orang tua juga menjadi bahan perbaikan, misalnya tekstur nasi untuk balita yang perlu lebih lembut atau keluhan kualitas buah dan lauk tertentu.

Koordinasi Berjenjang

PLKB terus berkoordinasi dengan SPPG (pengelola dapur gizi), kader lapangan, puskesmas, pemerintah kelurahan dan kecamatan.  Setiap temuan atau catatan lapangan dilaporkan pada forum evaluasi bulanan.

Yuliati Goreti Suwo menilai program MBG menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga dan menurunkan angka stunting di Indonesia. 

Ia menegaskan, di Ende Utara, PLKB memliki tugas untuk memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan berdampak langsung bagi penerimanya.

Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved