Jumat, 12 Juni 2026

Berita Ende

Diskominfo dan BPS Ende Perkuat Sinergi Data Statistik untuk Sukseskan Program Desa Cantik

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Diskominfo Kabupaten Ende tersebut diterima langsung oleh Kepala

Tayang:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Diskominfo dan BPS Ende Perkuat Sinergi Data Statistik untuk Sukseskan Program Desa Cantik
TRIBUNFLORES. COM/HO-DINAS KOMINFO ENDE/TRIBUNFLORES.COM/HO-DINAS KOMINFO ENDE
Dalam rangka mendukung kebijakan nasional Satu Data Indonesia serta menyukseskan program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ende menerima kunjungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ende, Kamis (24/4/2025). 

TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Dalam rangka mendukung kebijakan nasional Satu Data Indonesia serta menyukseskan program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ende menerima kunjungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ende, Kamis (24/4/2025).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Diskominfo Kabupaten Ende tersebut diterima langsung oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Ende, Maria Yasinta Wonga Sare, ST, M.Sc, bersama jajaran.

Sementara dari pihak BPS hadir Kepala BPS Kabupaten Ende, Martinus Tulit Beni, bersama tim.

Dalam pertemuan terbatas tersebut, Diskominfo dan BPS sepakat memperkuat sinergi pengelolaan data statistik daerah guna mendukung perencanaan pembangunan yang berbasis data berkualitas, terstandar, mudah diakses, serta terintegrasi antara pusat dan daerah.

 

Baca juga: Diskominfo dan DPMD Ende Perkuat Sinergi Dukung Layanan Digital Pemerintahan Desa

 

 

Sinergitas ini merupakan amanat regulasi, di mana Diskominfo berperan sebagai Walidata Sektoral Kabupaten Ende, sementara BPS sebagai institusi vertikal pengelola statistik nasional dari pusat hingga daerah.

Pertemuan ini juga menjadi kelanjutan dari koordinasi rutin kedua lembaga dalam mewujudkan Satu Data Indonesia di Kabupaten Ende.

Fokus Sukseskan Program Desa Cantik

Salah satu fokus utama pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah menyukseskan program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik). Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola dan memanfaatkan data statistik untuk perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“Kami menyambut baik kunjungan BPS dan siap mendukung penuh program Desa Cantik dari sisi teknologi informasi, termasuk penyiapan website desa serta dukungan jaringan internet yang memadai,” ujar Maria Yasinta Wonga Sare.

Ia menegaskan, dukungan Diskominfo terhadap Desa Cantik juga sejalan dengan tugas dan fungsi pembinaan statistik sektoral serta upaya peningkatan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Ende.

Hal tersebut diperkuat oleh Aurelius Dhajo, ST, Kepala Seksi Statistik Diskominfo Kabupaten Ende, yang menyampaikan bahwa IPS Kabupaten Ende tahun 2024 mencapai 2,61, masuk kategori baik, dan menempati peringkat 5 dari 22 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Dengan suksesnya Program Desa Cantik, kami optimistis nilai IPS Kabupaten Ende akan semakin meningkat. Pemda Ende dan Diskominfo terus berkomitmen menghadirkan data yang valid dan berkualitas untuk mendukung Satu Data Indonesia,” jelasnya.

Desa Wolotopo Jadi Lokasi Desa Cantik 2025

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Ende, Martinus Tulit Beni, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari sinergi lanjutan antara BPS dan Diskominfo untuk memastikan keberhasilan Program Desa Cantik di Kabupaten Ende.

“Diskominfo mendukung dari sisi teknologi informasi dan website desa, sedangkan BPS bertanggung jawab dalam pendampingan, pembinaan, serta penguatan kapasitas perangkat desa di bidang data dan statistik,” jelasnya.

Untuk tahun 2025, Desa Wolotopo, Kecamatan Ndona, ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan Program Desa Cantik di Kabupaten Ende.

Menurut Martinus, tujuan utama Program Desa Cantik meliputi:

  • Meningkatkan literasi, kesadaran, dan peran aktif aparatur desa serta masyarakat dalam kegiatan statistik;
  • Mendorong standardisasi pengelolaan data statistik agar berkualitas dan dapat diperbandingkan;
  • Mengoptimalkan pemanfaatan data statistik agar pembangunan desa lebih tepat sasaran.

“Ketika berbicara data stunting, potensi desa, hingga sektor pariwisata, semuanya harus tersedia dan valid. Itulah inti dari Satu Data Indonesia,” tegasnya.

Martinus juga menyampaikan apresiasi kepada Diskominfo Kabupaten Ende atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Desa Cantik. Sesuai rencana, peluncuran Desa Cantik Desa Wolotopo akan segera dilaksanakan, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ende. (ADV)

Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Ende

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved