Kasus Penemuan Mayat di Ende
Dalam Sehari, Dua Warga Ende Meninggal Dunia Secara Tragis
2 warga dilaporkan meninggal dunia secara tragis di lokasi dan kejadian yang berbeda, masing-masing akibat gantung diri dan tenggelam
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
Almarhum diketahui belum menikah dan selama ini tinggal serumah dengan kakak kandungnya.
Tewas Tenggelam
Pada hari yang sama, sekitar pukul 16.30 Wita, peristiwa tragis lainnya terjadi di Pantai Ma’umunda, Desa Gheoghoma, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende.
Seorang pemuda bernama Frengky (36), warga Kelurahan Roworena, Kecamatan Ende Utara, dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat memancing di atas batu karang.
Berdasarkan keterangan di lokasi, korban saat itu memancing bersama seorang temannya di pinggir pantai.
Sekitar pukul 16.00 Wita, sandal korban terjatuh ke laut.
Saat berusaha mengambil sandal tersebut, korban tergelincir di atas batu karang dan jatuh ke laut.
Teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan dengan menggunakan kayu untuk menarik korban ke atas.
Namun, kondisi ombak yang cukup kuat menyebabkan korban terseret ke bawah batu karang hingga menghilang.
Korban diketahui kurang lincah berenang, sehingga tenggelam dan tidak muncul ke permukaan selama kurang lebih 30 menit.
Sekitar pukul 17.15 Wita, tubuh korban kembali muncul ke permukaan akibat hempasan ombak.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung terjun ke laut untuk memberikan pertolongan, namun korban sudah dalam kondisi tidak bernapas.
Sekitar pukul 17.30 Wita, korban kemudian dibawa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Proses pencarian dan evakuasi korban melibatkan personel Babinsa Koramil 1602-01/Ende, Kepala Desa Gheoghoma, serta masyarakat setempat. (Bet)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News