Berita Ende
Dua Siswa SMAK Syuradikara Ende Raih Beasiswa Kuliah ke Jepang
Kepala SMAK Syuradikara, Bruder Kristianus Riberu, mengatakan program beasiswa ke Universitas Nanzan telah berlangsung s
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Dua-siswa-terbaik-angkatan-ke-70-sekolah-tersebut-berhasil-meraih-beasiswa.jpg)
Ringkasan Berita:
- Dua siswa SMAK Syuradikara Ende meraih beasiswa kuliah di Nanzan University Jepang.
- Keduanya dipilih lewat seleksi ketat berdasarkan prestasi akademik dan nonakademik.
- Sebelum berangkat, mereka mendapat pendampingan Bahasa Jepang dan siap menjaga kepercayaan sekolah serta keluarga.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMA Swasta Katolik Syuradikara.
Dua siswa terbaik angkatan ke-70 sekolah tersebut berhasil meraih beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Nanzan University, Jepang.
Kedua siswa tersebut adalah Maria Yoana Wona Hipir dan Giorgio Peter Marthin Aditya Soan, yang sama-sama berasal dari Timor.
Kepala SMAK Syuradikara, Bruder Kristianus Riberu, mengatakan program beasiswa ke Universitas Nanzan telah berlangsung selama sepuluh tahun sebagai bentuk kerja sama antara sekolah dan salah satu universitas ternama di Jepang.
Baca juga: RRI Masuk Sekolah, Dorong Pelajar SMASK Syuradikara Ende Beretika Pancasilais di Era Digital
“Tahun ini adalah angkatan kesebelas dan pihak sekolah memilih dua murid terbaik, yakni Maria Yoana Wona Hipir dan Giorgio Peter Marthin Aditya Soan,” ujar Bruder Kris saat diwawancarai pada Selasa, 19 Mei 2026.
Menurutnya, pemilihan Yoana dan Gio dilakukan melalui proses penilaian yang ketat berdasarkan prestasi akademik maupun nonakademik yang mereka raih selama tiga tahun menempuh pendidikan di SMAK Syuradikara.
“Untuk mendapat kesempatan seperti ini sulit, jadi mereka mendapat berkat karena usaha dan perjuangan mereka,” katanya.
Bruder Kris menjelaskan keberangkatan kedua siswa tersebut juga memiliki makna khusus sebagai bentuk “perutusan timbal balik” dalam semangat Serikat Sabda Allah (SVD).
Jika dahulu para misionaris SVD datang ke Indonesia untuk berkarya, kini giliran siswa-siswi Syuradikara yang diutus ke luar negeri melalui jalur pendidikan.
“Perutusan itu terbalik sekarang. SVD dalam hal ini Syuradikara mengutus kedua murid ini sebagai misionaris awam untuk tujuan pendidikan,” ungkapnya.
Ia berharap kedua siswa tersebut dapat memanfaatkan kesempatan belajar di Jepang dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan kesungguhan, sekaligus mempelajari budaya Jepang dengan baik.
“Sekolah berbangga atas kesediaan mereka untuk diutus. Jadi, terima kasih kepada bapak-ibu guru, pegawai, anak-anak, dan tentu juga atas dukungan orang tua sehingga mereka menerima tanggung jawab ini,” lanjutnya.
| RRI Masuk Sekolah, Dorong Pelajar SMASK Syuradikara Ende Beretika Pancasilais di Era Digital |
|
|---|
| OSIS SMAK Syuradikara Ajak MAN Ende dan Pesantren Wali Sanga Bukber di Taman Renungan Bung Karno |
|
|---|
| Guru Besar Unika Surabaya : Rapor Pendidikan SMAK Syuradikara Ende Diatas Rata-Rata Nasional |
|
|---|
| Pelajar SMA/SMK Katolik Syuradikara dan Umat Katolik di Ende Parade Kitab Suci |
|
|---|
| Pelajar SMAK Syuradikara Ende Tanam 400 Pohon Mahoni di Detusoko |
|
|---|