Berita Ende
Pelajar SMAS Katolik Syuradikara Ende Lagi-Lagi Dapat Beasiswa ke Luar Negeri
Maria Yoana Wona Hipir dan Giorgio Peter Marthin Aditya Soan, dua pelajar SMAS Katolik Syuradikara Ende angkatan ke-70 mendapat beasiswa pendidikan
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Syuradikara-Ende.jpg)
Ringkasan Berita:Maria Yoana Wona Hipir dan Giorgio Peter Marthin Aditya Soan, dua pelajar SMAS Katolik Syuradikara Ende angkatan ke-70 mendapat beasiswa pendidikan ke luar negeri, dua lagi pelajar SMA ternama di NTT itu juga mendapatkan kesempatan yang sama.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Maria Yoana Wona Hipir dan Giorgio Peter Marthin Aditya Soan, dua pelajar SMAS Katolik Syuradikara Ende angkatan ke-70 mendapat beasiswa pendidikan ke luar negeri, dua lagi pelajar SMA ternama di NTT itu juga mendapatkan kesempatan yang sama.
Jika Maria dan Giorgio mendapat beasiswa pendidikan ke Nanzan University di Jepang, Fidelius Sopi Soka dan Gladwin Andrew Wijaya yang juga merupakan pelajar SMAS Katolik Syuradikara Ende angkatan ke-70 mendapat kesempatan beasiswa penuh di Nantong College of Science and Technology di Provinsi Jiangsu, China.
Kepala SMAS Katolik Syuradikara Ende, Bruder Kris Riberu mengatakan, program beasiswa ini merupakan Strata Satu (S1) di Republik Rakyat China melalui konsultan Yohandra bekerjasama dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTT.
"Jadi ini bagaimana Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTT itu misi mereka bagaimana menjembatani anak-anak NTT agar bisa punya peluang dan kesempatan sekaligus untuk belajar di China," ujar Kris Riberu saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (20/5/2026).
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Luncurkan Program Kampung Berseri di Kupang, Usung Ekonomi Sirkular
Ia mengungkapkan, total ada delapan pelajar SMAS Katolik Syuradikara Ende yang mengikuti seleksi beasiswa tersebut namun hanya empat pelajar yang diterima.
Sayangnya, dua diantaranya mengundurkan diri karena diterima di universitas dalam negeri melalui SNPMB.
"Sebagai kepala sekolah saya bangga sekali, kemarin saya utus dua anak ke Jepang, hari ini juga saya mengutus dua anak ke China, Syuradikara sebagai sekolah misi, inilah misi timbal balik, dulu misionaris datang ke NTT, Flores dan Ende, sekarang selain SVD mengutus para misionaris ke luar negeri, tetapi kami juga mengutus misionaris awam untuk belajar ke negeri China," tegasnya.
Ia berharap, Fidel dan Andrew menjadi pahlawan dan mencintai tanah air dan menginspirasi dan menjadi kebanggaan civitas akademika SMAS Katolik Syuradikara Ende.
Pada tahun 2026, sudah ada lima pelajar SMAS Katolik Syuradikara Ende yang mendapat beasiswa pendidikan ke luar negeri.
"Tiga anak ke Jepang, itu dua melalui jalur kerjasama antara Nanzan University dengan SMAS Katolik Syuradikara, lalu satu anak melanjutkan pendidikan di Tokyo melalui daftar pribadi, lalu dua anak ini ke China ke Nantong College of Science and Technology di Provinsi Jiangsu, China," pungkasnya. (Bet)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News