Gunung Iya Status Waspada
Status Waspada, Gunung Iya Ende 1 Kali Gempa Vulkanik Dalam 5 Tektonik Jauh
Gunung Iya teramati mengeluarkan asap kawah putih tipis setinggi 50-100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/GUNUNG-IYA-Gunung-Iya-di-Kota-Ende-Nusa-Tenggara-Timur-terpantau-mengeluarkan-asap-putih.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gunung Iya teramati mengeluarkan asap kawah putih tipis setinggi 50-100 meter dari puncak.
- Cuaca cerah hingga berawan dengan angin bertiup ke timur, tenggara, selatan, dan barat daya.
- Tercatat 1 kali gempa vulkanik dalam, 4 kali gempa tektonik lokal, dan 5 kali gempa tektonik jauh selama periode pengamatan 24 jam.
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Petugas Posmat Gunung Iya Ende, Arza Holana Mufftah, melaporkan kondisi gunung itu selama 24 jam terakhir, Senin (15/6/2026) periode 00.00-24.00 Wita.
Gunung Api Iya terletak di Kecamatan Ende Selatan Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.897°LU, Longitude 121.645°BT dan memiliki ketinggian 637 mdpl.
Saat ini Gunung Iya Ende status Waspada atau Level II.
"Berdasarkan pengamatan visual,Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga sedang ke arah timur, tenggara, selatan dan barat daya,"tulis dia dikutip dari laman magma.esdm.go.id Selasa (16/6/2026).
Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan klimatologi, cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga sedang ke arah timur, tenggara, selatan dan barat daya. Suhu udara sekitar 23.5-29°C. Kelembaban 62.8-85.5 persen. Tekanan udara 756.81-758.31 mmHg.
Baca juga: Gunung Iya Ende 1 Kali Gempa Vulkanik Dalam 4 Kali Gempa Tektonik Jauh
Pengamatan Kegempaan
Ia juga menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan Gunung Iya 1 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 7 mm, S-P 2.88 detik dan lama gempa 13.76 detik.
4 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 2.07-5.17 mm, S-P 4.59-6.78 detik dan lama gempa 26.71-39.48 detik.
5 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 8.59-15.45 mm, S-P 12.15-37.72 detik dan lama gempa 53-279.95 detik.
Rekomendasi
1) Masyarakat di sekitar G.Iya dan Pengunjung/wisatawan di rekomendasikan agar tidak mendekati kawasan dan tidak melakukan aktifitas baik darat dan laut dalam radius 2 km dari kawah Aktif Gunung IYA, serta tidak mendekati lubang tembusan gas yang berada di sekitar kawah untuk menghindari potensi bahaya gas beracun.
Larang Naik ke Puncak
Sebelumnya, Status aktivitas Gunung Iya di Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga awal Mei 2026 berada pada Level II atau Waspada.
Pada Januari 2025 lalu, Badan Geologi menurunkan status aktivitas Gunung Iya dari Siaga ke Waspada dengan rekomendasi masyarakat di sekitar gunung dan pengunjung tidak melakukan aktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah aktif.
Meski ada larangan dari PVMBG para pendaki nekat mendaki gunung dengan status Waspada itu. Hal ini disampaikan Kepala Pos Pemantau Gunung Api dan Mitigasi Gerakan Tanah Wilayah NTT dan NTB, Gele Radja Arios, kepada TribunFlores.Com, Minggu (3/5/2026).
"Hampir setiap hari ada yang naik (mendaki). Lihat di TikTok (viral),"kata Arios.
Gunung Iya Status Waspada
Gunung Iya Ende Status Waspada
Gunung Iya Ende 5 Kali Gempa
Pasir di Gunung Iya Ende
Kondisi Terkini Gunung Iya Ende
Gunung Iya Status Siaga
Gunung Iya Ende Level Waspada
Gunung Iya Ende 5 Kali Gempa Vulkanik
Gunung Iya Waspada
Gunung Iya di Ende
Gunung Iya Ende
Gunung Iya di Ende Naik Status
Gunung Iya Ende Level III
Gunung Iya Ende Status Siaga
Peningkatan Aktivitas Magma Gunung Iya
Gunung Iya
Gunung Iya Ende terbakar
Tribun Flores.com
| Gunung Iya Ende 1 Kali Gempa Vulkanik Dalam 4 Kali Gempa Tektonik Jauh |
|
|---|
| Gunung Iya Ende 1 Kali Gempa Tektonik Lokal 3 Kali Tektonik Jauh |
|
|---|
| Gunung Iya Keluarkan Asap Kawah Berwarna Putih Setinggi 50-100 Meter dari Puncak |
|
|---|
| Status Waspada, PVMBG Larang Pendaki Naik ke Puncak Gunung Iya Ende |
|
|---|
| Gunung Iya Ende 1 Kali Gempa Vulkanik Dalam 5 Kali Tektonik Lokal |
|
|---|