Senin, 20 April 2026

Gunung Lewotolok Meletus

Status WASPADA, Gunung Lewotolok 1 Kali Gempa Letusan 22 Kali Gempa Hembusan

Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Syawaludin, melaporkan kondisi gunung 24 jam terakhir, Kamis (27/11/2025).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Status WASPADA, Gunung Lewotolok 1 Kali Gempa Letusan 22 Kali Gempa Hembusan
Tribunnews.com/Gordy Donovan
GUNUNG LEWOTOLOK - Gunung Lewotolok di Lembata NTT, Jumat (28/11/2025).Status WASPADA, Gunung Lewotolok 1 Kali Gempa Letusan 22 Kali Gempa Hembusan 

Ringkasan Berita:
  • Status: Level II (Waspada) dengan 1 kali erupsi, 22 kali hembusan, dan gempa vulkanik/tektonik tercatat.
  • Bahaya: Potensi guguran lava, abu vulkanik, dan lahar; masyarakat di radius 2–2,5 km dari kawah harus menjauhi area bahaya.
  • Imbauan: Gunakan masker dan perlindungan diri, waspadai aliran sungai saat hujan, dan hindari sektor selatan, tenggara, dan barat kawah.

TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Syawaludin, melaporkan kondisi gunung 24 jam terakhir, Kamis (27/11/2025).

Gunung Ili Lewotolok saat ini Level II atau Waspada.

Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.

"Berdasarkan pengamatan visual Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 20-50 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah timur laut dan timur. Suhu udara sekitar 25-31°C,"tulis dia dikutip dari laman magma.esdm.go.id Jumat (28/11/2025) pagi.

Baca juga: Status WASPADA, Gunung Lewotolok 48 Kali Gempa Erupsi 230 Kali Gempa Hembusan

1 Kali Meletus

Ia menyebutkan berdasarkan pengamatan kegempaan 1 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 5.4 mm, dan lama gempa 35 detik.

22 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 1.6-5 mm, dan lama gempa 28-60 detik.

1 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 4.8 mm, S-P 1.1 detik dan lama gempa 16 detik.

1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 1.5 mm, S-P 4 detik dan lama gempa 23 detik.

3 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 1-1.7 mm, S-P 14 detik dan lama gempa 58-220 detik.

Pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:

(1) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

(2) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian, selatan dan tenggara puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

(3) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Amakaka agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral barat sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, serta mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian barat puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.

(4) Untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat yang berada di sekitar G. Ili Lewotolok dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.

(5) Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Ili Lewotolok agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan. (Sumber magma.esdm.go.id/kgg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved