Gunung Lewotobi Level Siaga
Gunung Lewotobi 3 Kali Tremor Non-Harmonik 1 Kali Gempa Vulkanik Dalam
Gunung Lewotobi 3 Kali Tremor NonHarmonik 1 Kali Gempa Vulkanik DalamStatus Gunung Api Lewotobi Laki-laki level IIISiaga
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/GUNUNG-LEWOTOBI-Gunung-Lewotobi-Laki-laki-di-Flores-Timur-NTT-Rabu-17122025.jpg)
Ringkasan Berita:
- Status: Level III (Siaga), turun dari Level IV (Awas) karena aktivitas vulkanik menurun.
- Aktivitas: Tremor dan gempa menurun; tidak ada tanda suplai magma baru atau erupsi besar
- Waspada: Masyarakat harus menjauhi radius 6 km, hati-hati banjir lahar saat hujan, dan pakai masker jika terdampak abu.
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOBI - Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef S Mboro melaporkan kondisi gunung 6 jam terakhir, Rab (17/12/2025) pukul 00.00 -06.00 Wita.
Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389°LU, Longitude 122.7682°BT dan memiliki ketinggian 1584 mdpl.
Status Gunung Api Lewotobi Laki-laki level III atau Siaga.
"Berdasarkan pengamatan visual Gunung api tertutup Kabut 0-I hingga tertutup Kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah selatan dan barat daya,"tulis dia dikutip dari laman magma.esdm.go.id Rabu pagi.
Sementara berdasarakan pengamatan klimatologi cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah selatan dan barat daya. Suhu udara sekitar 21-23°C.
Baca juga: Gunung Lewotobi 1 Kali Gempa Guguran 39 Kali Tremor Non-Harmonik 24 Jam Terakhir
Pengamatan Kegempaan
Sementara berdasarkan pengamatan kegempaan, 3 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.2-5.9 mm, dan lama gempa 66-84 detik.
1 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2.9 mm, S-P 2.5 detik dan lama gempa 16 detik.
3 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 2.2-5.1 mm, S-P 7.6-8.8 detik dan lama gempa 21-32 detik.
Turun Status
Sementara itu, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan status Gunung Lewotobi Laki-laki dari level IV awas ke level III siaga pada Senin (8/12/2025).
Keputusan tersebut berdasarkan hasil analisis visual dan instrumental aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki selama periode pengamatan 1 Desember hingga 7 Desember 2025.
Menurut Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, selama periode ini aktivitas vulkanik menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan.
"Data visual mencatat berkurangnya intensitas aktivitas permukaan," ujar Lana dalam keterangannya dikutip dari Kompas.com Selasa pagi.
Masih kata Lana, gempa guguran yang masih fluktuatif lebih menunjukkan proses penyesuaian material pada lereng yang menuju kestabilan.
Banjir Lahar, Durasi Lebih dari 50 Menit
Kemudian, gempa embusan mengalami sedikit peningkatan, namun kondisi ini menunjukkan adanya pelepasan tekanan gas dari lapisan dangkal, bukan tanda eskalasi menuju erupsi.
Gempa tremor non-harmonik mengalami penurunan yang cukup signifikan, menunjukkan suplai magma yang sebelumnya aktif kini lebih banyak mengisi rekahan di kedalaman dangkal dengan laju yang melambat.