Minggu, 10 Mei 2026

Herman Yoseph Fernandez

Pejuang Herman Yoseph Fernandez : Napak Tilas Berakhir di TMP Yogyakarta

Napak tilas jejak perjuangan Herman Yoseph Fernandez yang berawal dari palagan Sidobunder, Gombong, Jateng berakhir di TMP) Yogyakarta

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Pejuang Herman Yoseph Fernandez : Napak Tilas Berakhir di TMP Yogyakarta
TRIBUNFLORES. COM/HO-KELUARGA
Napak tilas jejak perjuangan Herman Yoseph Fernandez yang berawal dari palagan Sidobunder, Gombong, Jateng berakhir di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Yogyakarta pada Minggu (08/02/2026). Herman Yoseph Fernandez adalah penjuang Tentara Pelajar (TP) yang meninggal pada 31 Desember 1948 akibat dieksekusi tentara Belanda. 

 

Ringkasan Berita:Napak tilas jejak perjuangan Herman Yoseph Fernandez yang berawal dari palagan Sidobunder, Gombong, Jateng berakhir di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Yogyakarta

 

TRIBUNFLORES.COM,LARANTUKA-Napak tilas jejak perjuangan Herman Yoseph Fernandez yang berawal dari palagan Sidobunder, Gombong, Jateng berakhir di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Yogyakarta pada Minggu (08/02/2026). Herman Yoseph Fernandez adalah penjuang Tentara Pelajar (TP) yang meninggal pada 31 Desember 1948 akibat dieksekusi tentara Belanda.

Napak tilas dilakukan oleh Tim/Panitia Pengusul Kepahlawanan  Nasional Herman Yoseph Fernandez.  Pertempuran di Sidobunder pada 1947 itu menegaskan kepahlawanan pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT)  tersebut. Berjuang selama 21 hari bersama 23 rekan TP lainnya, keberanian, keuletan, daya juang dan nasionalisme Herman Fernandez sangat pantas dianugerahi Pahlawan Nasional. Karena perjuangan dan perlawanan Herman Yoseph Fernandez, tentara  Belanda yang datang dari arah barat untuk menyerang Yogyakarta terhambat perjalanannya. Pria kelahiran Flores 3 Juni 1925 itu menunjukan kesetiakawanannya yang amat tinggi saat menyelamatkan Alex Rumambi saat terluka oleh peluru Belanda.

Tim Pengusul terdiri dari Letjen (Purn) Kiki Syahnakri, Brigjen (Purn) Andreas Mere, Rikard Mosa Dhae, serta kerabat Herman Yoseph Fernandez yakni pasangan suami-istri Jacob Riberu-Susi Riberu, Grace Siahaan Njo, dan Icha Lamury, melakukan napak tilas selama tiga hari ke sejumlah tempat yang merupakan jejak perjuangan Herman Yoseph Fernandez, di Gombong, Kebumen, Muntilan, hingga Yogyakarta pada 5-8 Februari 2026. Turut juga mendampingi Tim Pengusul dalam sejumlah kesempatan AM Putut Prabantoro, Pendiri sekaligus Penasihat Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI).

Grace Siahaan Njo, keponakan kandung Herman Yoseph Fernandez, mengungkapkan napak tilas dilakukan untuk menyempurnakan dokumen primer yang diminta pihak Kementerian Sosial (Kemensos) terkait pengusulan Herman Fernandez sebagai pahlawan nasional.

 

 

Baca juga: Mgr Yohanes Hans Monteiro Resmi Jadi Uskup Keuskupan Larantuka

 

 

 

 

”Dalam tiga hari ini kami melakukan napak tilas untuk menyempurnakan dokumentasi dan data-data primer yang diperlukan. Kami ingin Herman Yoseph Fernandez dapat ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada tahun 2026 ini, ” ujar Grace, dalam pertemuan dengan media di Yogyakarta, Sabtu malam, 6 Februari 2026. 

Monumen Sidobunder dan Misteri Tugu Hitam Bergaris Putih

Setibanya di Stasiun Gombong, Jumat siang, 5 Februari 2026, rombongan tim pengusul disambut Kepala Desa Sidobunder Sarno, dan sejumlah pengurus Tunas Patria Putera Puteri Tentara Pelajar (TP) Kabupaten Kebumen, antara lain Ketua Bambang Priyambodo, Sigit, Tri Nugroho, Eko, Bayu. Sejak itulah perjalanan napak tilas dimulai.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved