Gunung Lewotobi Meletus
Dalam 24 Jam, Gunung Lewotobi 16 kali Erupsi 17 Kali Tremor Non-Harmonik
Gunung Gunung Lewotobi Laki-laki dalam 24 jam terakhir mengalami 16 kali erupsi dan 17 kali tremor non-harmonik.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/GUNUNG-LEWOTOBI-Gunung-Gunung-Lewotobi-Laki-laki-dalam-24-jam-terakhir-DI-ntt.jpg)
“Peningkatan aktivitas menunjukkan adanya suplai magma atau fluida magmatik dari kedalaman yang cukup kuat menuju sistem gunung api,” ujarnya.
Dalam periode pengamatan tersebut, gempa Vulkanik Dalam (VA) tercatat mencapai 21–32 kejadian per hari pada awal Mei, kemudian menurun namun masih berada di atas kondisi normal. Selain itu, gempa Tremor Non-Harmonik juga terpantau tinggi dan stabil, dengan puncak mencapai 27 kejadian per hari.
Kondisi ini menunjukkan sistem fluida di bagian dangkal gunung masih aktif dan terus mengalami pergerakan. Sementara itu, gempa Low Frequency (LF) relatif rendah, namun menunjukkan adanya respons tekanan dari kedalaman menuju permukaan.
Dari hasil pengamatan visual, aktivitas permukaan seperti guguran dan hembusan sempat terlihat pada beberapa hari awal Mei. Asap solfatara juga terpantau pada bagian barat laut kawah.
Data deformasi tiltmeter Wolorona (WLR2) turut menunjukkan adanya inflasi yang mengindikasikan peningkatan tekanan di dalam tubuh gunung api. Pola ini memperkuat dugaan bahwa sistem magmatik Lewotobi sedang mengalami fase pengisian ulang tekanan.
Imbauan Keselamatan untuk Warga
Berdasarkan analisis tersebut, aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki saat ini berada pada fase peningkatan tekanan magmatik yang berpotensi berkembang lebih lanjut jika tekanan terus bertambah di bagian dangkal.
Dengan kenaikan status ini, masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat aktivitas gunung.
Selain itu, warga di sekitar kawasan rawan bencana diminta mewaspadai potensi banjir lahar terutama saat hujan lebat, khususnya di daerah aliran sungai yang berhulu di Gunung Lewotobi Laki-laki seperti Nawakote, Boru, Padang Pasir, Klatanlo, Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, hingga Nurabelen.
Masyarakat juga diimbau menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut saat terjadi hujan abu untuk menghindari gangguan pernapasan.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Gunung Lewotobi Meletus Pagi Tadi
Gunung Lewotobi Meletus Hari Ini
6 Jam Terakhir Gunung Lewotobi Meletus
Bantuan Pasca Gunung Lewotobi Meletus
Gunung Lewotobi Meletus
Pagi Ini Gunung Lewotobi Meletus
Pasca Gunung Lewotobi Meletus
Gunung Lewotobi Meletus 2 Kali
Gunung Lewotobi Meletus Pagi Ini
Gunung Lewotobi Meletus Tadi Malam
Tribun Flores.com
| Dalam 6 Jam, Gunung Lewotobi 4 Kali Gempa Letusan 2 Kali Gempa Hembusan |
|
|---|
| Dalam 24 Jam, Gunung Lewotobi Laki-laki Catat 16 Kali Gempa Erupsi |
|
|---|
| Gunung Lewotobi Meletus Pagi Tadi, Semburkan Abu 1000 Meter |
|
|---|
| Gunung Lewotobi Erupsi 6 Kali Sejak Selasa Dini Hari hingga Pagi, Kolom Abu Capai 1.200 Meter |
|
|---|
| Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi 8 Kali Senin Dini Hari hingga Siang Ini, Warga Diimbau Pakai Masker |
|
|---|