Gunung Lewotolok Meletus
BREAKING NEWS: Gunung Api Ili Lewotolok Lembata Meletus Pagi Ini
Gunung api Ili Lewotolok dilaporkan meletus pagi ini, Rabu (7/1/2026). Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/GUNUNG-LEWOTOLOK-Gunung-Lewotolok-di-Lembata-NTT-Rabu-712026.jpg)
Ringkasan Berita:
- Erupsi terjadi pukul 07:56 WITA, kolom abu ±250 m ke arah timur laut, status gunung Waspada (Level II).
- Jaga jarak aman: radius 2 km dari kawah, sektor selatan-tenggara & barat hingga 2,5 km; waspada awan panas dan lava.
- Pantau informasi resmi melalui Pos Pengamatan, Magma Indonesia, dan Badan Geologi; jangan panik jika terdengar gemuruh.
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Gunung api Ili Lewotolok dilaporkan meletus pagi ini, Rabu (7/1/2026).
Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.
Saat ini Gunung Lewotolok status Waspada atau Level II.
"Terjadi erupsi G. Ili Lewotolok pada hari Rabu, 07 Januari 2026, pukul 07:56 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 250 m di atas puncak (± 1673 m di atas permukaan laut),"tulis Petugas Posmat, Stanislaus Ara Kian dikutip dari laman magma.esdm.go.id Rabu pagi.
Baca juga: Gunung Lewotolok 4 Kali Gempa Guguran 64 Kali Gempa Hembusan
Ia menyebutkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut.
Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28.1 mm dan durasi 37 detik.
Rekomendasi
1. Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, serta sektoral selatan-tenggara dan barat sejauh 2,5 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok.
2. Mewaspadai potensi ancaman bahaya guguran/longsoran lava dan awan panas pada sektor selatan dan tenggara, sektor barat, serta sektor timur laut G. Ili Lewotolok. Masyarakat diimbau untuk tidak panik jika mendengar suara gemuruh atau dentuman dari kawah G. Ili Lewotolok, karena suara tersebut merupakan ciri aktivitas gunungapi yang sedang dalam fase erupsi.
3. Pemerintah daerah dan masyarakat senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau Badan Geologi di Bandung untuk mendapatkan informasi terkait aktivitas G. Ili Lewotolok.
Perkembangan aktivitas serta rekomendasi teknis G. Ili Lewotolok dapat juga dipantau melalui aplikasi/website Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau https://magma.esdm.go.id) dan media sosial Badan Geologi, serta website Badan Geologi (www.geologi.esdm.go.id).
Kondisi 24 Jam Terakhir
Berdasarkan pengamatan Visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II.
Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak.
Cuaca berawan hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah timur laut dan timur. Suhu udara sekitar 26-29°C.
Pengamatan Kegempaan
218 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 13.7-35.2 mm, dan lama gempa 35-99 detik.
299 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 1.7-13.8 mm, dan lama gempa 25-60 detik.
2 kali Harmonik dengan amplitudo 2.3-7.5 mm, dan lama gempa 93-102 detik.
77 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.5-15.3 mm, dan lama gempa 105-530 detik.
4 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 4.8-11.2 mm, S-P 1-1.5 detik dan lama gempa 10-25 detik. (Sumber magma.esdm.go.id/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.