Gunung Lewotolok Meletus
Gunung Lewotolok NTT Meletus Tadi Pagi, Tinggi Kolom 200 Meter
Gunung Lewotolok meletus, Sabtu 4 April 2026, pukul 09:28 WITA.Saat ini Gunung Lewotolok level II atau waspada.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
Ringkasan Berita:
- Gunung Lewotolok meletus, Sabtu 4 April 2026, pukul 09:28 WITA.
- Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.
- Saat ini Gunung Lewotolok level II atau waspada.
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Gunung Lewotolok meletus, Sabtu 4 April 2026, pukul 09:28 WITA.
Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.
Saat ini Gunung Lewotolok level II atau waspada.
"Terjadi erupsi G. Ili Lewotolok pada hari Sabtu, 04 April 2026, pukul 09:28 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 200 m di atas puncak (± 1623 m di atas permukaan laut),"tulis Petugas Posmat, Syawaludin dikutip TRIBUNFLORES.COM dari laman magma.esdm.go.id.
Menurut dia, Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat.
Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 5.4 mm dan durasi 32 detik.
Baca juga: Gunung Lewotolok NTT 34 Kali Letusan 1 Kali Guguran 24 Jam Terakhir
Kondisi 24 Jam Terakhir
Berdasarkan pengamatan Visual Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III.
Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak.
Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah barat dan barat laut.
Pengamatan Kegempaan
Sementara berdasarkan pengamatan kegempaan, 54 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 7.8-32.9 mm, dan lama gempa 33-65 detik.
127 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 1.5-7.8 mm, dan lama gempa 24-55 detik.
1 kali Harmonik dengan amplitudo 1.6 mm, dan lama gempa 148 detik.
1 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.7 mm, dan lama gempa 177 detik.
1 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2.8 mm, S-P 1.2 detik dan lama gempa 25 detik.
1 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 1.9 mm, S-P 0.8 detik dan lama gempa 16 detik.
Rekomendasi
1. Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok.
2. Mewaspadai potensi ancaman bahaya guguran/longsoran lava dan awan panas pada sektor selatan dan tenggara, sektor barat, serta sektor timur laut G. Ili Lewotolok.
3. Masyarakat yang berada di sekitar G. Ili Lewotolok diimbau menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit serta menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya, serta menutup tempat penampungan air bersih agar terhindar dari paparan abu vulkanik.
4. Pemerintah daerah dan masyarakat senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau Badan Geologi di Bandung untuk mendapatkan informasi terkait aktivitas G. Ili Lewotolok.
5. Perkembangan aktivitas serta rekomendasi teknis G. Ili Lewotolok dapat juga dipantau melalui aplikasi/website Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau https://magma.esdm.go.id) dan media sosial Badan Geologi, serta website Badan Geologi (www.geologi.esdm.go.id).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.