Gunung Lewotolok Meletus
Gunung Lewotolok Lembata 5 Kali Gempa Letusan 1 Kali Gempa Guguran
Gunung Ili Lewotolok masih berstatus Level II (Waspada) dengan 5 kali gempa letusan, 1 kali gempa guguran, dan puluhan gempa hembusan
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/GUNUNG-LEWOTOLOK-Gunung-Ili-Lewotolok-masih-berstatus-Level-II-Waspada-dengan-5-kali-gempa.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gunung Ili Lewotolok masih berstatus Level II (Waspada) dengan 5 kali gempa letusan, 1 kali gempa guguran, dan puluhan gempa hembusan dalam 24 jam terakhir.
- Asap kawah putih teramati setinggi 100–500 meter di atas puncak, menunjukkan aktivitas vulkanik masih berlangsung.
- Masyarakat dan wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah serta mewaspadai guguran lava, hujan abu, dan potensi lahar saat musim hujan.
TRIBUNFLORES.COM, LEWOTOLOK - Petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Stanislaus Ara Kian, melaporkan kondisi gunung 24 jam terakhir, Selasa (9/6/2026) pukul 00.00-24.00 Wita.
Gunung Ili Lewotolok saat ini Level II atau Waspada.
Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl.
"Berdasarkan pengamatan visual, gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-I. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 100-500 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat dan barat laut,"tulis dia dikutip dari laman magma.esdm.go.id Rabu (10/6/2026).
Sementara berdasarkan pengamatan klimatologi, cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat dan barat laut. Suhu udara sekitar 23-30°C.
Baca juga: Gunung Lewotolok Lembata 8 Kali Gempa Erupsi, 38 Gempa Hembusan
Gempa Letusan
Ia menyampaikan berdasarkan pengamatan kegempaan, 5 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 25.1-40 mm, dan lama gempa 32-37 detik.
1 kali gempa Guguran dengan amplitudo 5.2 mm dan lama gempa 37 detik.
47 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 4.2-40 mm, dan lama gempa 27-55 detik.
2 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 4.2-4.6 mm, dan lama gempa 128-216 detik.
1 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 3.8 mm, dan lama gempa 14 detik.
3 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 8.5-17.4 mm, S-P 0.5-0.7 detik dan lama gempa 8-17 detik.
1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 20.8 mm, S-P 9.7 detik dan lama gempa 39 detik.
1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 3.8 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 66 detik.
Rekomendasi
Pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi, diantaranya:
(1) Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan masyarakat Desa Lamatokan, dan Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/ kawah G. Ili Lewotolok.