Jumat, 1 Mei 2026

Misa Hari Minggu

Teks Misa Minggu 21 September 2025 Lengkap Renungan Harian Katolik

Mari simak teks misa Minggu 21 September 2025.  Teks misa pekan biasa XXV tahun C lengkap renungan harian katolik.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Teks Misa Minggu 21 September 2025 Lengkap Renungan Harian Katolik
TRIBUNFLORES.COM / HO-CICI DARUS
GEREJA ROH KUDUS MATALOKO - Gereja Paroki Roh Kudus Mataloko di Ngada, NTT.Mari simak teks misa Minggu 21 September 2025.  Teks misa pekan biasa XXV tahun C lengkap renungan harian katolik dengan warna liturgi hijau. 

Pujilah Tuhan, yang mengangkat orang miskin.
Mzm. 113:1-2,4-6,7-8 

Pujilah, hai hamba-hamba TUHAN, pujilah nama TUHAN!Kiranya nama TUHAN dimasyhurkan, 
sekarang ini dan selama-lamanya.(Refren)

TUHAN tinggi mengatasi segala bangsa, kemuliaan-Nya mengatasi langit.Siapakah seperti TUHAN, Allah kita, yang diam di tempat yang tinggi,yang merendahkan diri 
untuk melihat ke langit dan ke bumi?(Refren)

Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur,untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, bersama-sama dengan para bangsawan bangsanya. (Refren)

09. BACAAN KEDUA (1Tim. 2:1-8) 

L : Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Timotius

Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran. Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, yang telahmenyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang 
ditentukan. Untuk kesaksian itulah aku telah ditetapkan sebagai pemberita dan rasul yang kukatakan ini benar, aku tidak berdusta dan sebagai pengajar orang-orang bukan Yahudi, dalam iman dan kebenaran. Oleh karena itu aku ingin, supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah. 

10. ALLELUIA (2Kor. 8:9) 

P : Alleluia
U : Alleluia
P : Yesus Kristus menjadi miskin sekalipun Ia kaya, *supaya karena kemiskinan-Nya kamu menjadi kaya.
U : Alleluia

11. INJIL (Luk. 16:1-13) 

P : Marilah kita bersama-sama mendengarkan Injil Yesus Kristus menurut Lukas.Pemimpin dan semua yang hadir membuat tanda salib dengan ibu jari pada dahi, mulut, dan dada.
Kemudian Pemimpin membacakan Injil. Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Ada seorang kaya yang mempunyai seorang bendahara. Kepadanya disampaikan tuduhan, bahwa bendahara itu menghamburkan miliknya. Lalu ia memanggil bendahara itu dan berkata kepadanya: Apakah yang kudengar tentang engkau? Berilah pertanggungan jawab atas urusanmu, sebab engkau tidak boleh lagi bekerja sebagai bendahara. Kata bendahara itu di dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat? Tuanku memecat aku dari jabatanku sebagai bendahara. Mencangkul aku tidak dapat, mengemis aku malu. Aku tahu apa yang akan aku perbuat, supaya apabila aku dipecat dari jabatanku sebagai bendahara, ada orang yang akan 
menampung aku di rumah mereka. Lalu ia memanggil seorang demi seorang yang berhutang 
kepada tuannya. Katanya kepada yang pertama: Berapakah hutangmu kepada tuanku? Jawab orang itu: Seratus tempayan minyak. Lalu katanya kepada orang itu: Inilah surat hutangmu, duduklah dan buat surat hutang lain sekarang juga: Lima puluh tempayan. Kemudian ia berkata kepada yang kedua: Dan berapakah hutangmu? Jawab orang itu: Seratus pikul gandum. Katanya kepada orang itu: Inilah surat hutangmu, buatlah surat hutang lain: Delapan puluh pikul. Lalu tuan itu memuji bendahara yang tidak jujur itu, karena ia telah bertindak dengan cerdik. Sebab anak-anak dunia ini lebih cerdik terhadap sesamanya dari pada anak anak terang. Dan Akuberkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah 
abadi.""Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar. Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguh nya?Dan jikalau kamutidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu 
sendiri kepadamu?Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan 
kepada Mamon." Semuanya itu didengar oleh orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan 
mereka mencemoohkan Dia. 
P : Demikianlah Injil Tuhan. 
U : Terpujilah Kristus. 

12. RENUNGAN SINGKAT 

Dalam bacaan Injil tadi, kita mendengarkan Yesus memberikan satu perumpamaan dan kemudian ditutup dengan nasihat atau pengajaran. Kita akan melihat perumpamaan tersebut lalu mendalami pengajaran Yesus pada bagian akhir. Pertama, bendahara yang tidak jujur. Jika kita membaca perumpamaan ini, bendahara itu sampai pada akhirnya juga tidak jujur. Ia tidak dapat mengelola harta kekayaan tuannya dengan baik. Bahkan ia sampai lupa berapa piutang yang diberikannya kepada orang lain. Kemudian ia menulis ulang utang-utang tersebut agar kelak ia bisa diterima oleh mereka. Tindakan ini sudah tentu salah. Namun, Yesus memujinya karena ia cerdik memanfaatkan harta agar ia bisa mendapatkan tumpangan untuk hidupnya. Kita pun diajak untuk tidak menggantungkan seluruh hidup kita pada harta. Pada akhirnya, kita akan meninggalkan semua harta benda kita. Karena itu, kita hendaknya menggunakan apa yang kita miliki untuk mendekatkan diri kita kepada Tuhan dan sesama. Dengan bertindak jujur dan mengelola harta dengan jujur, kita sudah mendekatkan diri kita kepada Tuhan. Sedangkan, dengan tidak kikir kepada sesama, kita bisa mendekatkan diri kita dengan sesama. Harta kekayaan yang kita miliki pun menjadi sarana untuk keselamatan hidup kita. Kedua, tidak bisa mengabdi dua tuan. Yesus mengatakan bahwa seorang hamba tidak akan mengabdi kepada dua tuan. Konsentrasinya akan terganggu dan ia tidak dapat bekerja maksimal. Yesus tentu mengharapkan agar semua orang menjadi hamba Tuhan, dan bukannya menjadi hamba dari barang-barang duniawi. Di zaman kini, banyak orang menjadi hamba dari barang-barang duniawi. Kita temukan bahwa ada orang yang susah sekali melepaskan barang tertentu dari hidupnya atau dari kesibukannya. Ia tidak mau barang itu seperti HP (handphone) hilang dan tidak terlalu peduli apakah rosario ada di dalam saku bajunya. Akibatnya, kita menjadi hamba dari barang barang tersebut. Kita tidak bisa hidup tanpa barang barang tersebut. Kelekatanseperti ini kadangkala membuat kita egois dan tidak peduli dengan sesama 
dan Tuhan. Yesus meminta kita untuk memilih Tuhan sebagai Tuan dan kita menjadi hamba dari Tuan yang benar. Semoga kita tidak mengabdi kepada dua tuan, tetapi memilih dan mengabdi hanya kepada Tuhan, karena Dia akan mengantar kita kepada jalan yang benar dan menyelamatkan. Semoga kesibukan kita dengan urusan ekonomi tidak membuat kita lupa untuk datang kepada Tuhan, yang menjamin kehidupan kita semua. Tuhan memberkati.

13. HENING 
14. SYAHADAT 

P : Marilah menanggapi Sabda Tuhan dan mengungkapkan iman kepercayaan kita kepada 
Tuhan dengan mengucapkan Syahadat. Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa…..

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved