Jumat, 1 Mei 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini Jumat 3 Oktober 2025, Bertobat Terus Menerus

Mari simak renungan Katolik hari ini Jumat 3 Oktober 2025. Tema renungan Katolik hari ini bertobat terus- menerus.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Hari Ini Jumat 3 Oktober 2025, Bertobat Terus Menerus
TRIBUNFLORES.COM / GG
PATER JOHN - Pater John Lewar, SVD. Mari simak renungan Katolik hari ini Jumat 3 Oktober 2025. Tema renungan Katolik hari ini bertobat terus- menerus. 

Oleh: Pastor John Lewar, SVD

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik hari ini Jumat 3 Oktober 2025.

Tema renungan Katolik hari ini bertobat terus- menerus.

Renungan Katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.

Renungan Katolik hari ini disiapkan untuk hari Jumat Pertama, Santo Fransiskus Borgia, Pengaku Iman, Santo Ewaldus bersaudara, Martir dengan warna liturgi hijau.

Baca juga: Teks Misa Hari Minggu 5 Oktober 2025 dan Renungan Harian Katolik

 

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Jumat 3 Oktober 2025 adalah sebagai berikut:

Bacaan Pertama : Bar. 1:15-22

Katakanlah sebagai berikut. Keadilan ada pada Tuhan, Allah kita, sedangkan malu muka pada kami, sebagaimana halnya hari ini, yaitu: pada orang-orang Yehuda dan penduduk Yerusalem, pada sekalian raja kami, para pemimpin, para imam dan nabi serta pada nenek moyang kami.

Memang kami telah berdosa kepada Tuhan. Kami tidak taat kepada-Nya dan tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah kami, untuk mengikuti segala ketetapan Tuhan yang telah ditaruh-Nya di hadapan kami.

Semenjak hari Tuhan membawa nenek moyang kami keluar dari negeri Mesir hingga dengan hari ini kami tidak taat kepada Tuhan, Allah kami. Sebaliknya Tuhan telah kami alpakan karena tidak mendengarkan suara-Nya.

Dari sebab itu maka melekatlah kepada kami semua bencana dan laknat yang telah diperintahkan Tuhan kepada Musa, hamba-Nya, waktu nenek moyang kami dibawa-Nya keluar dari negeri Mesir untuk dianugerahkan-Nya kepada kami suatu tanah yang berlimpah susu dan madunya, sebagaimana halnya hari ini.

Tetapi kami tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah kami, sesuai dengan firman para nabi yang telah Tuhan utus kepada kami.

Bahkan kami telah pergi berbakti kepada allah lain, masing-masing menurut angan-angan hati jahatnya, dan kami melakukan apa yang durjana dalam pandangan Tuhan, Allah kami.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved