Doa Harian Katolik
Teks Novena Santo Bruno, Doa Harian Umat Katolik
Santo Bruno adalah seorang imam Katolik dan pendiri Ordo Kartusian (Ordo Kartusianus atau Carthusian Order
Penulis: Nofri Fuka | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/rosario-di-tangan.jpg)
Doakanlah aku, agar aku senantiasa mencari cara terbaik untuk melayani Tuhan dalam hidupku. Doakanlah agar aku dapat menjalankan tugas panggilanku dengan setia seperti yang telah engkau lakukan.
Mohon juga berdoa untuk (sebutkan niat Anda di sini).
Santo Bruno, doakanlah kami!
Novena Santo Bruno - Hari ke-2
Tuhan yang terkasih, kami bersyukur kepada-Mu karena telah memberikan hamba-Mu, Santo Bruno, sebagai teladan kekudusan. Bantulah kami untuk meneladani dedikasinya kepada-Mu yang telah ia tunjukkan selama bertahun-tahun ia habiskan untuk belajar dan mengajar orang lain tentang-Mu.
Santo Bruno, Anda menghabiskan bertahun-tahun hidup Anda untuk mencari pengetahuan tentang Tuhan dan mengajar orang lain tentang Tuhan dan hukum-hukum-Nya. Anda memimpin sekolah Episkopal di Reims dan mengajar banyak abbas dan imam.
Tolong bawa permohonanku ke hadapan Tuhan yang telah kau pelajari dengan tekun!
Anda mengabdi kepada Tuhan sepanjang hidup Anda di dunia akademis, bahkan ketika Anda ingin pensiun ke dalam kedamaian monastisisme yang menyendiri. Ketika Anda meninggal, pengetahuan Anda yang agung dirayakan oleh banyak orang.
Doakan saya agar saya selalu berusaha untuk belajar lebih banyak tentang Tuhan dan menyebarkan pengetahuan tentang-Nya kepada orang lain. Doakan agar saya tidak pernah melewatkan kesempatan untuk menuntun orang lain kepada Tuhan.
Mohon juga berdoa untuk (sebutkan niat Anda di sini).
Santo Bruno, doakanlah kami!
Novena Santo Bruno - Hari ke-3
Tuhan yang terkasih, kami bersyukur kepada-Mu karena telah memberikan hamba-Mu, Santo Bruno, sebagai teladan kekudusan. Bantulah kami untuk meneladani baktinya kepada-Mu dalam seluruh tugas administrasi Gereja dan pelayanannya kepada Paus.
Santo Bruno, engkau rindu menjalani kehidupan monastik yang penuh doa dan keheningan, tetapi engkau pertama-tama dipanggil untuk bekerja sebagai kanselir. Engkau menjalankan tugasmu dalam peran ini, berusaha melayani Tuhan setepat mungkin dalam tugas-tugas yang telah Ia tetapkan bagimu.
Tolong setialah dalam menyampaikan permohonanku di hadapan Tuhan!