Doa Harian Katolik
Teks Novena Santo Bruno, Doa Harian Umat Katolik
Santo Bruno adalah seorang imam Katolik dan pendiri Ordo Kartusian (Ordo Kartusianus atau Carthusian Order
Penulis: Nofri Fuka | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/rosario-di-tangan.jpg)
Bahkan setelah Anda mulai menjalani panggilan monastik Anda, Anda kembali dipanggil ke kehidupan publik untuk membantu mantan murid Anda yang kini menjadi Paus. Anda bekerja dengan setia dalam peran ini demi kebaikan Gereja.
Doakanlah aku, agar aku senantiasa berusaha setia pada tugas apa pun yang Tuhan berikan kepadaku. Doakanlah agar aku dapat melayani-Nya dan Gereja-Nya sebaik mungkin.
Mohon juga berdoa untuk (sebutkan niat Anda di sini).
Santo Bruno, doakanlah kami!
Novena Santo Bruno - Hari ke-4
Tuhan yang terkasih, kami bersyukur kepada-Mu karena telah memberikan hamba-Mu, Santo Bruno, sebagai teladan kekudusan. Bantulah kami untuk meneladani bakti kepada-Mu yang ia tunjukkan dalam kesediaannya untuk memahami kehendak-Mu dalam hidupnya dan melayani-Mu dengan cara-cara yang tak terduga.
Santo Bruno, Anda menjadi imam sejak muda. Setelah beberapa lama berkarya di dunia akademis, Anda melayani Tuhan sebagai kanselir keuskupan. Merasa terpanggil untuk hidup monastik, Anda menarik diri dari dunia untuk menelaah apakah Tuhan memanggil Anda untuk melayani-Nya dalam Ordo Cistercian.
Tolong terus sampaikan doaku dihadapan Tuhan yang engkau layani!
Kalian akhirnya mendirikan ordo monastik kalian sendiri, Kartusian. Dan kalian terus siap melayani Tuhan, bahkan ketika Dia tiba-tiba memanggil kalian keluar dari kesendirian untuk melayani Paus.
Doakan aku, agar aku selalu siap melayani Tuhan. Doakan aku agar aku dapat dengan senang hati menjawab panggilan-Nya dalam hidupku, bahkan ketika Dia memanggilku untuk melakukan hal-hal yang tak terduga.
Mohon juga berdoa untuk (sebutkan niat Anda di sini).
Santo Bruno, doakanlah kami!
Novena Santo Bruno - Hari ke-5
Tuhan yang terkasih, kami bersyukur kepada-Mu karena telah memberikan hamba-Mu, Santo Bruno, sebagai teladan kekudusan. Bantulah kami untuk meneladani bakti kepada-Mu yang telah beliau tunjukkan selama bertahun-tahun doa dan pertobatan dalam kehidupan monastiknya.
Santo Bruno, engkau merindukan kehidupan pelayanan yang tenang kepada Tuhan dalam monastisisme. Bahkan setelah engkau menyadari bahwa bergabung dengan Ordo Cistercian bukanlah panggilanmu, engkau terus mencari cara untuk mempraktikkan monastisisme dalam hidupmu.