Minggu, 31 Mei 2026

Doa Harian Katolik

Tata Cara Pengakuan Dosa dalam Gereja Katolik

Ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan saat mengaku doa di hadapan pastor. Simak selengkapnya, tata cara pengakuan dosa

Tayang:
Penulis: Nofri Fuka | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Tata Cara Pengakuan Dosa dalam Gereja Katolik
TRIBUNFLORES.COM / GG
BERDOA - Seorang suster sedang berdoa. 

c. Pengakuan Dosa

Peniten mengungkapkan dosa-dosanya secara jujur, singkat, dan jelas, tanpa bertele-tele. Semua dosa berat wajib disebutkan secara terbuka.

d. Nasihat dan Penitensia dari Imam

Imam memberikan nasihat rohani yang sesuai dengan pengakuan peniten, lalu menetapkan penitensi.
Penitensi bisa berupa doa, tindakan kasih, atau perbuatan lain sebagai bentuk pertobatan dan pemurnian diri.

e. Doa Tobat

Peniten mengucapkan Doa Tobat sebagai tanda penyesalan mendalam atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

f. Absolusi

Imam memberikan absolusi atau pengampunan dosa melalui rumusan resmi Gereja.

g. Penutup

Imam menutup dengan kata-kata seperti: “Pergilah dalam damai.” Peniten membuat Tanda Salib dan mengucapkan terima kasih.

Menurut Keuskupan Agung Jakarta, saat Imam memberikan absolusi, peniten hendaknya membuat tanda salib, lalu setelah keluar dari ruang pengakuan berdoa Doa Syukur Atas Pengampunan (PS 27) selain doa penitensi.

3. Melaksanakan Penitensia

Setelah meninggalkan ruang pengakuan, peniten wajib segera melakukan penitensi yang diberikan Imam.
Jika penitensi berupa doa, umat dapat mendarasnya langsung di luar ruang pengakuan dosa.

Teks Doa Tobat Katolik

Doa tobat berikut adalah versi umum yang sering digunakan (PS No. 52):

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved