Doa Harian Katolik
Tata Cara Pengakuan Dosa dalam Gereja Katolik
Ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan saat mengaku doa di hadapan pastor. Simak selengkapnya, tata cara pengakuan dosa
Penulis: Nofri Fuka | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/BERDOA-Seorang-suster-sedang-berdoa.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Sahabat Tribuners berikut ini tata cara pengakuan dosa dalam Gereja Katolik.
Sahabat Tribuners dapat menjadikan naskah ini sebagai pedoman saat mengaku dosa.
Ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan saat mengaku doa di hadapan pastor.
Simak selengkapnya, tata cara pengakuan dosa dalam Gereja Katolik di bawah ini;
Baca juga: Doa Pembuka Syukur Ibadah Natal Sukacita atas Kelahiran Yesus
1. Pemeriksaan Batin dan Pertobatan Pribadi
Sebelum bertemu Imam, umat yang akan mengaku dosa (peniten) terlebih dahulu melakukan pemeriksaan batin dengan jujur di hadapan diri sendiri dan Tuhan.
Peniten diminta merenungkan kembali dosa-dosa yang dilakukan sejak pengakuan dosa terakhir, menyesalinya dan bertekad sungguh-sungguh untuk tidak mengulanginya.
2. Pelaksanaan di Ruang Pengakuan Dosa
a. Tanda Salib dan Salam
Peniten memasuki ruang pengakuan, membuat Tanda Salib sambil mengucapkan:
“Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.” Lalu menyapa Imam: “Berkatilah saya, Romo, sebab saya telah berdosa.”
b. Menyebutkan Waktu Pengakuan Dosa Terakhir
Peniten menyampaikan kapan terakhir kali menerima Sakramen Tobat, misalnya:
“Pengakuan terakhir saya… (sebutkan waktu).”
| Doa Pembuka Syukur Ibadah Natal Sukacita atas Kelahiran Yesus |
|
|---|
| Teks Doa Kristen: Sebelum Memulai Kegiatan Santa Claus |
|
|---|
| Renungan Katolik Hari Jumat 21 November 2025, Jangan Cemari Rumah Doa |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Jumat 21 November 2025, Hati yang Menjadi Rumah Doa |
|
|---|
| Doa Harian Katolik: Mohon Kesatuan dan Kebahagiaan Keluarga |
|
|---|