Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Katolik Rabu 3 Desember 2025, Kobarkan Api Misimu
Mari simak renungan Katolik Rabu 3 Desember 2025. Tema renungan Katolik kobarkan api misimu.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PATER-JOHN-LEWAR-SVD-Sosok-Pater-John-Lewar-SVD.jpg)
Santo Fransiskus Xaverius dijadikan pelindung misi bukanlah tanpa
alasan. Semangatnya yang berkobar-kobar untuk mewartakan Kristus ke
seluruh dunia telah membawanya pergi sangat jauh untuk mewartakan
Injil. Ada beberapa hal yang dapat kita teladani dari semangat misi orang
kudus ini. Pertama, Kepekaan hati untuk mendengarkan. Santo
Fransiskus Xaverius terlahir sebagai seorang bangsawan yang kaya raya
dan berpendidikan tinggi. Dia memiliki segala-galanya, namun hatinya
selalu bergejolak ketika Santo Ignatius melontarkan pertanyaan: “Apa
gunanya manusia mendapatkan seluruh dunia, jika ia harus kehilangan
nyawanya?”. Demikianlah keterbukaan hati yang terus menerus mau
mendengarkan kehendak Tuhan dalam hidup, mengantarkan dia untuk
mampu melihat impian Tuhan.
Kedua, Semangat yang terus berkobar untuk mewartakan Injil. Santo
Fransiskus Xaverius, dengan semangat yang berkobar-kobar, mewartakan
Injil ke seluruh dunia meski harus mengalami kesulitan yang tidak sedikit.
Imannya yang kuat pada Tuhan memampukan dia untuk dapat melewati
semua kesulitan.
Ketiga, Kepercayaan dan penyerahan diri seutuhnya pada Tuhan. Santo
Fransiskus Xaverius selalu percaya pada Tuhan sebagai sumber
kehidupan, dan inilah yang mendorongnya untuk selalu mewartakan
Kristus di mana saja ia berada.
Keempat, Mencintai misi. Santo Fransiskus Xaverius sungguh
menunjukkan betapa besar cintanya pada misi. Kecintaannya itu
ditunjukkan melalui semangat yang terus menerus untuk mewartakan
Injil melalui katekese, mengajarkan doa-doa dan mengajarkan tentang
nilai-nilai kristiani. Salah satu wujud kecintaannya pada misi adalah dia
selalu menempatkan diri sebagai bagian dari umat di mana ia berada.
Misalnya makan makanan seperti penduduk setempat dan tidur bersama
mereka di atas tanah dalam gubuk sederhana.
Bagaimana dengan kita? Apakah api misi tetap berkobar dalam jiwa kita?
Tanpa disadari, dewasa ini, api misi perlahan mulai pudar karena setiap
orang sibuk dengan diri sendiri dan tidak peduli dengan keberadaan
bahkan keselamatan orang lain. Maka, teladan Rasul Paulus dan St.
Fransiskus Xaverius harusnya menjadi pendorong bagi kita untuk berani
keluar dari diri sendiri dan membagikan kasih Allah kepada sesama. Kita
juga harus mengusahakan kebaikan bersama, toleransi dalam hidup
beragama, berbangsa, bermasyarakat, juga di paroki dan di komunitas
kita masing-masing. Mari kobarkan kembali api misi di tengah dunia ini
dalam semangat kebangkitan Kristus. Semoga doa Keluarga Kudus
Nazareth membantu kita. Tuhan memberkati kita. Amin.
Doa:
Ya Allah Bapa Mahapengasih dan penyayang, hati Santu Fransiskus
Xaverius Kaukobarkan dengan keinginan untuk menyelamatkan sesama.
Semoga cinta kasihMu itu Kaunyalakan juga dalam hati kami. Bantulah
kami mengikuti panggilanMu sehingga layak menerima ganjaran yang
Kaujanjikan kepada para hambaMu yang berkarya dengan tekun dan
setia. Demi Kristus Tuhan kami...Amin.
Sahabatku yang terkasih, Selamat Hari Rabu, Salam doa dan berkatku
untukmu dan keluarga di mana saja berada: Dalam nama Bapa dan
Putera dan Roh Kudus....Amin. (Sumber the katolik.com/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News