Misa Hari Minggu
Teks Misa Adven IV Minggu 21 Desember 2025 dan Renungan Harian Katolik
Teks misa Adven IV lengkap renungan harian Katolik. Teks misa Adven IV untuk hari biasa pekan IV adven tahun A jelang Natal 2025.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/GEREJA-ROH-KUDUS-MATALOKO-Gereja-Paroki-Roh-Kudus-Mataloko-di-Ngada-NTT.jpg)
Ringkasan Berita:
- Teks misa Adven IV lengkap renungan harian Katolik.
- Teks misa Adven IV disiapkan untuk hari biasa pekan IV adven tahun A jelang Natal 2025.
- Teks misa Adven IV disusun oleh P. Petrus Cristologus Dhogo SVD.
Oleh: P. Petrus Cristologus Dhogo SVD
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak teks misa Adven IV Minggu 21 Desember 2025.
Teks misa Adven IV lengkap renungan harian Katolik.
Teks misa Adven IV disiapkan untuk hari biasa pekan IV adven tahun A jelang Natal 2025.
Teks misa Adven IV disusun oleh P. Petrus Cristologus Dhogo SVD.
Ikuti misa Adven IV hari Minggu dengan penuh iman.
Baca juga: Teks Misa Minggu 21 Desember 2025 Lengkap Renungan Harian Katolik
Persiapan Misa
Para Petugas Liturgi berkumpul di sakristi. Pada meja perayaan disiapkan lilin bernyala yang mengapiti salib. Untuk bacaan, siapkan Alkitab. Untuk nyanyian, bisa siapkan buku nyanyian.
Sedapat mungkin, untuk kekhusukan suasana, alat-alat komunikasi dimatikan.
Ketika memulai, Pemimpin (P) berkata, “Penolong kita ialah Tuhan”, dan yang lain menyahut, “Yang menjadikan langit dan bumi”. Kemudian dinyanyikan lagu pembuka untuk masa Adven.
NB. Keterangan tentang lagu diberi warna ungu
01. TANDA SALIB DAN SALAM
P : Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U : Amin.
P : Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus beserta kita.
U : Sekarang dan selama-lamanya.
02. KATA PEMBUKA
P : Hari ini kita merayakan Minggu Keempat dalam Masa Adven. Dalam sepekan lagi kita akan merayakan Natal, hari kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus, yang menjelma menjadi manusia.
Bacaan pertama menyinggung tentang ramalan kedatangan Immanuel, Allah-beserta-kita. Nubuat ini dinyatakan agar umat Israel menyadari bahwa Allah selalu menyertai mereka. Dalam bacaan kedua, gema tentang kelahiran Anak Allah ini disampaikan oleh Rasul Paulus. Berabad-abad lamanya, janji tentang kedatangan Putra Allah ini digaungkan, hingga pada saatnya Ia lahir dari seorang perawan dan menjadi salah satu dari kita manusia. Dalam bacaan Injil, kita akan mendengarkan tentang kisah Yusuf, suami Maria, yang belum mengetahui rencana Tuhan. Ia pun berencana untuk meninggalkan Maria yang mengandung bukan dari dirinya. Ketika ia disadarkan dalam mimpi bahwa anak yang dikandung Maria itu berasal dari Roh Kudus, Yusuf pun tidak meninggalkan Maria tetapi bersama Maria memelihara Dia yang akan datang. Kita pun diajak untuk menyiapkan batin kita untuk menyambut kedatangan-Nya di dalam hati kita. [hening sejenak]