Rabu, 27 Mei 2026

Kamis Putih 2026

Teks Perayaan Ekaristi Hari Raya Kamis Putih 2 April 2026

Mari simak teks perayaan ekaristi hari raya Kamis 2 April 2026.Teks perayaan ekaristi untuk Kamis Putih pekan suci .

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan

P : Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, kita berkumpul di sini untuk merayakan misteri perjamuan malam terakhir yang diadakan Yesus bersama murid-murid-Nya. Pada saat itu inilah Yesus menetapkan Sakramen Ekaristi dan sakramen Imamat. Dia juga menegaskan semangat untuk saling melayani dengan membasuh kaki murid-murid-Nya.  Perjamuan malam terakhir adalah kenangan akan Yesus yang mengurbankan diri-Nya sampai wafat di kayu salib. Inilah misteri cinta kasih Allah yang mahaagung kepada umat manusia. Yesus merayakan misteri pengurbanan diri-Nya itu dalam wujud roti dan anggur dan bersabda: “Lakukanlah ini sebagai kenangan akan Daku.” Perintah ini dilaksanakan Gereja dengan merayakan Ekaristi kudus setiap hari.  Marilah kita mengenangkan perjamuan Tuhan pada Perayaan Sabda ini dan mensyukuri kasih-Nya yang tak terhingga. [hening sejenak]  

03. TOBAT DAN PERMOHONAN AMPUN  

P  : Marilah menyesali dan mengakui bahwa kita telah berdosa supaya siap mendengarkan Sabda Allah, Terang dan Pedoman hidup kita. 
U : Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa, dan kepada saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa, dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus dan kepada saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.  
P : [Dengan tangan terkatup] Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal. 
U : Amin.  

04. DOA PEMBUKA  

P : Marilah kita berdoa sejenak dalam hati. [hening sejenak]  

Allah, Bapa maha pengasih, pada saat ini Engkau berkenan mengumpulkan kami untuk mengenangkan cinta kasih Yesus yang tiada batasnya kepada dunia. Kami mohon, semoga kami Engkau perkenankan menimba cinta kasih dari misteri agung ini. Bantulah kami untuk menjadikannya sebagai pedoman dalam menjalani hidup kami sehari-hari.  Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa, bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.  
U  : Amin.  

05. AJAKAN MENDENGARKAN SABDA TUHAN 

P :  Marilah kita membuka hati kita untuk mendengarkan Sabda Tuhan dan menerimanya agar Sabda Tuhan menjadi pelita iman kita dan tongkat penuntun jalan hidup kita.  
[Bacaan dibacakan dari Alkitab] 

06. BACAAN PERTAMA (Kel. 12:1-8,11-14) 

L : Bacaan dari Kitab Keluaran. 

Berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun di tanah Mesir:

“Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap-tiap tahun. Katakanlah kepada segenap jemaah Israel: Pada tanggal sepuluh bulan ini diambillah oleh masing-masing seekor anak domba, menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk tiap-tiap rumah tangga. Tetapi jika rumah tangga itu terlalu kecil jumlahnya untuk mengambil seekor anak domba, maka ia bersama-sama dengan tetangganya yang terdekat ke rumahnya haruslah mengambil seekor, menurut jumlah jiwa; tentang anak domba itu, kamu buatlah perkiraan menurut keperluan tiap-tiap orang. 

Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela, berumur setahun; kamu boleh ambil domba atau kambing. Kamu harus mengurungnya sampai hari yang keempat belas bulan ini; lalu seluruh jemaah Israel yang berkumpul harus menyembelihnya pada waktu senja. Kemudian dari darahnya haruslah diambil sedikit dan dibubuhkan pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas, pada rumah-rumah di mana orang memakannya.

Dagingnya harus dimakan mereka pada malam itu juga; yang dipanggang mereka harus makan dengan roti yang tidak beragi beserta sayur pahit. Dan beginilah kamu memakannya: pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu; buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi TUHAN.

Sebab pada malam ini Aku akan menjalani tanah Mesir, dan semua anak sulung, dari anak manusia sampai anak binatang, akan Kubunuh, dan kepada semua allah di Mesir akan Kujatuhkan hukuman, Akulah TUHAN. Dan darah itu menjadi tanda bagimu pada rumah-rumah di mana kamu tinggal: Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan lewat dari padamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu, apabila Aku menghukum tanah Mesir. Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu. Kamu harus merayakannya sebagai hari raya bagi TUHAN turun-temurun. Kamu harus merayakannya sebagai ketetapan untuk selamanya.”

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved