Hari Raya Pentekosta
Teks Misa Minggu 24 Mei 2026 Hari Raya Pentekosta
Mari simak teks misa Minggu 24 Mei 2026. Teks misa lengkap renungan harian Katolik.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/GEREJA-KATOLIK-Gereja-Katolik-Paroki-Hati-Yesus-Yang-Maha-Kudus-Veteran-Banjarmasin.jpg)
Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorangpun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: "Terkutuklah Yesus!" dan tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus. Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang. Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.
10. MADAH PENTAKOSTA
[Dibacakan oleh Lektor atau Pembaca Bacaan Kedua]
Datanglah Roh Ilahi dan terangilah kami dengan sinar surgawi Datanglah Sumber KasihPelipur hati sedih, Pencinta tanpa pamrihKuatkanlah yang lemahbangunkanlah yang rebahsegarkanlah yang lelah.Sejukkanlah yang panasgiatkanlah yang malas, lembutkanlah yang ganasO Cahaya Muliapenuhilah segera hati dan budi hamba Tanpa restumutiada suatu dapat sungguh bermutuYang kotor bersihkanlahyang kering siramilahyang luka sembuhkanlah. Yang kaku lemaskanlahyang beku luluhkanlahyang sesat pulangkanlahKami umat-Mu Inimohon dikaruniai sapta karunia Roh SuciKami mohon berkat-Muagar setia pada-Mudan bahagia selalu. Amin
11. ALLELUIA
P : Alleluia, Alleluia, Alleluia
U : Alleluia, Alleluia, Alleluia
P : Datanglah, hai Roh Kudus, penuhilah hati kaum beriman, dan nyalakanlah api cinta-Mu di dalam hati mereka.
U : Alleluia, Alleluia, Alleluia
12. INJIL (Yoh. 20:19-23)
P : Marilah kita bersama-sama mendengarkan Injil Yesus Kristus menurut Yohanes.
Pemimpin dan semua yang hadir membuat tanda salib dengan ibu jari pada dahi, mulut, dan dada.Kemudian Pemimpin membacakan Injil. Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!" Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan.Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu." Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada."
P : Demikianlah Injil Tuhan.
U : Terpujilah Kristus.
13. RENUNGAN HARIAN KATOLIK
Bacaan Injil menceritakan tentang penampakkan Yesus sesudah kebangkitan-Nya. Kehadiran Yesus ini menggembirakan para murid-Nya. Yesus pun mengutus mereka untuk melanjutkan tugas perutusan-Nya. Untuk maksud ini, mereka dihembusi dengan Roh Kudus. Roh ini yang akan menuntun dan membantu mereka dalam pewartaan mereka nanti. Kisah Para Rasul menceritakan bagaimana Roh Kudus yang dijanjikan Yesus itu turun secara penuh ke atas para murid. Para rasul pun memberikan kesaksian tentang Yesus. Kita diberitahu bahwa banyak orang berkumpul di Yerusalem saat itu. Karena memang hari itu adalah perayaan Pentakosta yaitu hari kelimapuluh sesudah Pesta Paskah Yahudi. Orang-orang dari mana mana berziarah ke Yerusalem, baik itu orang Yahudi maupun orang Yahudi yang memeluk agama Yahudi. Itula sebabnya kita mendengarkan deretan nama-nama suku bangsa seperti Pontus, Libia, dan sebagainya. Kitab Suci menyatakan bahwa ketika para rasul kepenuhan Roh, mereka berbicara tentang Yesus dan semua orang mengerti akan perkataan mereka dalam bahasa mereka sendiri. Inilah mukjizat dari Roh Kudus.Namun, bisa juga dipahami bahwa mereka yang berziarah itu mengerti bahasa Aram, bahasa yang ketika itu umumnya dipakai, yang juga dipakai oleh para rasul. Para rasul berbicara dalam bahasa tersebut sehingga para pendengarnya itu dengan mudah mengerti apa yang dikatakan oleh para rasul. Intinya adalah pesan pewartaan itu mereka mengerti. Saat kini, kita tentu tidak mengalami situasi seperti para rasul. Roh Kudus yang turun dalam rupa nyala api tidak kita lihat dengan mata kita. Roh itu tetap turun ke atas kita karena Yesus tetap menghembuskan-Nya kepada kita. Ketika kita menerima Roh itu dengan penuh iman, maka Roh itu akan menyemangati kita ibarat api yang menghangatkan dan memanaskan. Orang yang dipenuhi dengan Roh Kudus adalah orang semangat dan menghadirkan kehangatan atau kedamaian di tengah keluarga dan masyarakat. Ia mungkin tidak perlu berbicara banyak tetapi bahasa tubuhnya bisa mengungkapkan keinginannya. Bahasa yang dimengerti oleh semua hati adalah bahasa cinta, karena ia menyentuh hati. Karena itu, jika orang menerima Roh Kudus, maka orang akan lebih mudah berkomunikasi dari hati ke hati, sekalipun mungkin tidak memerlukan banyak kata-kata yang keluar dari mulut. Peristiwa Pentakosta ini merupakan peristiwa pengutusan kita. Selain dilengkapi dengan karunia dari Roh Kudus, kita pun dianugerahkan juga karunia karunia lain dari Tuhan. Rasul Paulus tadi mengingat kan kitauntuk menggunakan karunia itu demi kebersamaan dan demi keselamatan iman. Roh Kudus yang turun dalam rupa lidah api telah menguatkan para rasul. Semoga perayaan Pentakosta ini membuat kita menjadi api yang menghangatkan dan menyemangati iman satu sama lain dan mengalahkan api egoisme kita yang menghanguskan. Semoga kita juga yang menerima Roh Kudus, menggunakan lidah kita sebagai penyambung Firman Tuhan, membungkam lidah kita yang yang kadangkala menghancurkan.
14. SYAHADAT
P : Marilah menanggapi Sabda Tuhan dan mengungkapkan iman kepercayaan kita kepada
Tuhan dengan mengucapkan Syahadat. Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa…..
15. DOA UMAT
P : Bapa di surga telah mencurahkan Roh-Nya untukmeneguhkan perjalanan hidup kita. Berkat
dorongan Roh Kudus, marilah kita menyampaikandoa-doa kepada Bapa:
P : Bagi para pemimpin Gereja. Semoga berkat bantuan Roh Kudus, mereka melaksanakan tugas
pengudusan melalui perayaan-perayaan liturgi yangbaik dan benar, serta melayani umat Allah dengan penuh semangat cinta kasih. Marilah kita mohon…
Ibadah Sabda Hari Raya Pentekosta
Tata Perayaan Ekaristi Hari Raya Pentekosta
Misa Hari Raya Pentekosta
Hari Raya Pentekosta
Perayaan Ekaristi Hari Raya Pentekosta
Teks Misa Hari Raya Pentekosta
Ibadat Sabda Hari Raya Pentekosta
Misa Minggu 24 Mei 2026 Hari Raya Pentekosta
Teks Misa Minggu 24 Mei 2026
Misa Minggu 24 Mei 2026
Tribun Flores.com
| Bacaan Injil Katolik Hari Ini Sabtu 23 Mei 2026 dan Renungan Harian Katolik |
|
|---|
| Bacaan Liturgi Hari Ini Sabtu 23 Mei 2026, Pesta Santo Desiderius, Uskup |
|
|---|
| Renungan Katolik Hari Sabtu 23 Mei 2026, Tapi Engkau, Ikutlah Aku |
|
|---|
| Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini Sabtu 23 Mei 2026 |
|
|---|
| Renungan Katolik Sabtu 23 Mei 2026, Tuhan Punya Rencana Berbeda bagi Setiap Orang |
|
|---|