Jumat, 1 Mei 2026

Berita Manggarai Barat

48 Warga Manggarai Barat NTT Dibekali Pelatihan Basic Office

48 warga di Manggarai Barat menjadi peserta Pelatihan Basic Office (TIK) Paket 2 Housekeeping, Barista, Gelombang II Tingkat Manggarai Barat.

Tayang:
zoom-inlihat foto 48 Warga Manggarai Barat NTT Dibekali Pelatihan Basic Office
TRIBUNFLORES.COM/PETRUS CHRISANTUS GONSALES
PELATIHAN-Pelatihan Basic Office (TIK) Paket 2 Housekeeping, Barista, Gelombang II Tingkat Kabupaten Manggarai Barat, NTT. 

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Petrus Chrisantus Gonsales 

TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - 48 warga di Manggarai Barat menjadi peserta Pelatihan Basic Office (TIK) Paket 2 Housekeeping, Barista, Gelombang II, Tingkat Kabupaten Manggarai Barat.

Kegiatan tersebut diinisiasi Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UMKM Kabupaten Manggarai Barat mulai dari tanggal 2 - 28 Oktober 2025 di Aula BLK Kabupaten Manggarai Barat, Jalan Frans Nala, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo.

Kepada TRIBUNFLORES.COM, Kamis (2/10/2025), Kepala Dinas Disnakertranskopukm Manggarai Barat, Theresia Asmon mengatakan 48 peserta tersebut akan dibagi menjadi tiga kelas.

"Peserta per kelas 16 orang, Barista 16 orang, Housekeeping 16 dan TIK 16 orang," tutur Ney, nama sapaan Theresia Asmon.

 

Baca juga: Ketua DPRD Manggarai Barat, Apresiasi Kehadiran Fuel Terminal Labuan Bajo 

 

 

 

 

 

 

 

Dikatakan Ney, peserta akan dilatih para instruktur lokal yang sudah bersertifikat kompetensi instruktur.

"Kami bermitra dengan BLK Komunitas untuk kelas TIK. Dari Seminari Yoh Paulus dan Housekeeping SMK Stela Maris," ujarnya.

Usia maksimal peserta yakni 45 tahun. Ada satu peserta yang usianya lebih, dikhususkan karena menjadi pegiat pariwisata di desa.
 
Kata dia, sebelumnya saat pendaftaran banyak ada 126 orang yang ikut. Setelah diseleksi tertulis maupun wawancara oleh team tersisa 48 orang.

Peserta yang ikut mendaftar paling banyak yakni tamatan SMA dan juga sarjana. Orientasi para peserta yakni menjadi pekerja dan membuka bisnis.

"Kami berharap tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar 23 hari. Setelah lulus harus berkomitmen untuk kerja dan berbisnis, ujar Ney.

Menurutnya, saat ini kompetensi bukan pilihan tetapi sebuah keharusan. Bahkan satu kompetensi saja, baginya tidak cukup. 

"Harus upgrade terus kemampuan diri, mengingat kebutuhan konsumen, pelanggan di dunia kerja bergerak sangat dinamis," tutup Ney. (moa)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved